Oleh karena itu, perlu dikembangkan konsep pengelolaan pembangunan ekonomi nasional yang berkelanjutan, yang dapat mencegah deforestasi serta menjaga kelestarian alam, berkeadilan namun tetap produktif.
"Jawabannya adalah dengan menerapkan hutanomic secara konsisten," ungkap Budiman.
Hutanomic, imbuhnya, yaitu pengelolaan atau manajemen hutan yang berbasiskan ekonomi hijau, sebagai upaya pemanfaatan fungsi hutan dengan membuat kegiatan yang dapat memengaruhi proses yang sedang berlangsung dengan cara menciptakan teknik baru agar hutan dapat memberikan kontribusi yang maksimal sekaligus memberdayakan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat tanpa deforestasi.
"Definisi ini mencakupi tiga kata kunci, yaitu : fungsi hutan, memengaruhi/menciptakan proses dan kesejahteraan sosial," ujarnya.
Dengan demikian, imbuhnya, hutanomic dapat dijadikan alternatif solusi praktis untuk mengarahkan sekaligus menjadi landasan kebijakan konservasi yang memungkinkan dapat mengurangi deforestasi seraya mempromosikan konservasi dan terus berupaya meningkatkan produktivitas, melalui evaluasi secara finansial atas manfaat keanekaan hayati, dan biaya kehilangan spesies serta degradasi ekosistem.
"Hutanomic bertujuan untuk mengembangkan ide-ide konstruktif dan pengetahuan yang relevan, serta membangun net working dengan pemerintah, sektor swasta, akademisi dan masyarakat untuk konservasi dan kelestarian lingkungan," tandasnya.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Lebih dari Sekadar Jazz! MLDSPOT Siap Bawa Vibes 'Fresh 'N Cool' ke Java Jazz Festival 2026
-
Viral Pocong Bawa Parang Datangi Rumah Warga di Pelalawan, Polisi Turun Tangan
-
Digeruduk Yakuza Mangenes, Pengasuh Ponpes Pekalongan Ditangkap usai Diduga Cabuli 25 Santri
-
Lansia Tewas Terbakar-Suami Kritis, Polisi Tangkap 9 Orang di Bengkalis
-
TNI AL Gagalkan Penyelundupan Puluhan Kontainer Mineral Ilegal di Batam
-
Tampil Elegan di Hari Raya, Koleksi Hijab Ini Angkat Kerinduan pada Keindahan Tanah Suci
-
Giliran Plt Gubri SF Hariyanto Rombak Habis Jajaran Dinas PUPR Riau
-
Takbiran Idul Adha Berapa Hari? Ini Perbedaannya dengan Takbir Idul Fitri
-
5 HP Midrange Kamera Terbaik 2026 yang Wajib Dilirik, Hasil Foto Setara Flagship!
-
30 Menit di Neraka Azteca: Semifinal Paling Gila yang Ubah Sejarah Piala Dunia