SUARA GARUT - Kekeringan lahan pertanian akibat dampak musim kemarau di Kabupaten Garut dirasakan hampir merata di tiap wilayah.
Dari total 42 ribu hektar lahan pertanian di Kabupaten Garut maka 22 ribu hektar akan mengalami kekeringan jika musim ke marau terjadi selama beberapa bulan ke depan.
Tidak cuma itu, musim kemarau juga akan berdampak terhadap kebutuhan air di sektor rumah tangga.
Oleh sebab itu, Pemkab Garut menerapkan status waspada untuk ancaman kekeringan saat musim kemarau tiba.
Bupati Garut, Rudy Gunawan mengatakan musim kemarau sangat dirasakan untuk sektor pertanian dan kebutuhan rumah tangga.
"Hampir semua daerah di Kabupaten Garut terancam kena imbas musim kemarau," kata Rudy Gunawan, Kamis (29/6/2023).
Menurut Rudy, jika kekeringan terjadi di Garut bagian utara bukan berarti di wilayah perkotaan aman.
"Jadi ancaman kekeringan ada di tiap wilayah terutama untuk kebutuhan rumah tangga," ujarnya.
Sementara di sektor pertanian, kata Rudy, ada 42 ribu hektar lahan pertanian dipastikan 22 ribu hektar terancam kekeringan jika musim kemarau berlangsung beberapa bulan ke depan.
Baca Juga: Mantan Sespri Ferdy Sambo, Kompol Chuck Putranto Bebas, Begini Kata ISESS
"Jadi saat ini kita tetapkan status waspada ancaman musim kemarau. Terutama di wilayah Garut Utara seperti, Cibatu, Malangbong dan Leuwigoong," tandasnya.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Melanie Subono Geram Ashari Ngaku Khilaf Cabuli Puluhan Santriwati: Itu Namanya Niat!
-
8 Fakta Kecelakaan Maut Bus ALS vs Truk BBM di Muratara, 16 Orang Tewas Terbakar
-
Soroti Kasus Kiai Cabul di Pati, Dudung Abdurachman Lindungi Korban
-
Persib Bandung Siap Tempur Lawan Persija, Ribuan Bobotoh Bakar Semangat Pemain di Sesi Latihan
-
Hectic Adalah Kondisi Sibuk Luar Biasa, Pahamai Arti dan Tips Mengatasinya bagi Pekerja
-
Hukum Menjual Daging Kurban Menurut Syariat Islam bagi Pekurban dan Penerima
-
Skandal Asusila di Balik Ponpes Lahat: Polisi Tidak Proses Hukum karena Permintaan Korban
-
Saat Menabung Terasa Mewah: Bisa Bertahan Hidup Saja Sudah Bentuk Prestasi
-
Link Live Streaming Persipura vs Adhyaksa FC: Laga Hidup Mati Menuju Super League
-
Orang Tua Harus Tahu! Ini Penyebab Tekanan Darah Tinggi pada Anak