SUARA GARUT - Musisi sekaligus Politisi, Ahmad Dhani, ditugaskan Partai Gerindra untuk masuk parlemen.
Ahmad Dhani mengatakan dirinya, akan ditugaskan sebagai, Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) dari Surabaya pada pemilu 2024 mendatang.
Pencalonan Ahmad Dhani sebagai Bacaleg dari kota kelahiranya, Surabaya diharapkan dapat meraup suara yang signifikan untuk Gerindra.
Sebenarnya cita-cita terbesar Ahmad Dhani tidak menjadi legislatif, atau menteri, melainkan menjadi Presiden RI.
Pasalnya kta dia, buat apa dirinya nyemplung di politik kalau tidak ada target terbesar yakni menjadi pemimpin atau Presiden.
Ahmad Dhani menilai setiap pemimpin memiliki style masing-masing yang berbeda.
Dia mencontohkan Soekarno dan Jendral Sudirman kurang cocok,"ada pandangan yang berbeda," kata Ahmad Dhani dikutip, Senin,(17/07/2023).
Prabowo Subianto, sambung dia memiliki style sendiri, sebagai top leader, imbuhnya.
Menyikapi soal Industri musik tanah air, saat ditanya Anang Hermansyah, Ahmad Dhani mengatakan industri musik Indonesia masih belum baik.
Baca Juga: PLN IP Kebut Transisi Energi dengan Perkaya Kompetensi Teknologi di Bidang Energi Baru Terbarukan
"Industri musik Indonesia pada umumnya sama, tergantung bagaimana cara melihatnya, menurut saya belum bagus," kata Ahmad Dhani.
Karena sambung Dhani, ada patokan-patokan apasih, industri itu sudah maju.
Dia mencontohkan supaya indonesia dikatakan maju menurut Presiden Jokowi harus ada Kereta cepat.
"Kalau menurut pa Jokowi kan, supaya Indonesia dikatakan maju harus ada kereta cepat, itukan menurut pa Jokowi, kalau menurut saya enggak begitu," ujarnya.
Ahmad Dhani mengataka sebuah negara dikatakan maju, jika sudah mampu membuat industri mobil, "Itu baru maju menurut saya," tandasnya.
Karena katanya, kalau punya merek mobil itu, perpaduan antara sience dan seni.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- 5 Parfum Indomaret dengan Wangi Segar Tahan Lama, Cocok Dipakai saat Cuaca Panas
- 12 Promo Makanan Hari Kartini 2026, Diskon Melimpah untuk Rayakan Momen Spesial
Pilihan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
Terkini
-
Mata yang Mengintip dari Dalam Air
-
Itung-itungan Pajak Tahunan Wuling Air EV usai Aturan Baru: Masih Layak Dilirik?
-
Ressa Rossano Menikah Tanpa Dihadiri Denada? Ini Faktanya
-
Lahan 10 Hektare Dikunci! Pemkab Sukabumi Siapkan Pusat Pemerintahan Baru di Utara
-
Permainan Indah Persija Tak Bertuah, Mauricio Souza Gerah: Kami Harus Bisa Cetak Gol!
-
Data Pribadi Dicatut, Komisioner Bawaslu Kota Sukabumi Terjebak Kredit Macet
-
Lewat Kartini BISA Fest, Telkom Perkuat Peran Perempuan di Era Digital
-
6 HP dan Tablet Terbaru Redmi April 2026: Ada Ponsel Murah hingga Flagship Gaming
-
Rekam Jejak Mubahalah: Ahmad Dhani hingga Rizieq Shihab, Kini Syekh Ahmad Al Misry Ditantang
-
Review Serial Sins of Kujo: Realita Pahit Hukum yang Memihak Para Kriminal