SUARA GARUT - Dilahirkan sebagai putra Bangsawan dari Bupati Subang Raden Wira Redja di Balubur Limbangan, Raden Surayudha, juga seorang Pahlawan Kemerdekaan.
Berdasarkan keterangan para ahli Waris di Malangbong, Raden Surayudha sempat berjuang menentang penjajahan Belanda bersama Pangeran Diponegoro, 1825-1830.
Raden Surayudha sendiri lahir tahun 1787 Masehi, sementara perang dipenogoro meletus tahun tahun 1825-1830 Masehi.
Saat Raden Surayudha berusia 38 tahun, Perang Dipenogoro meletus, dan ikut ambil bagian bersama pangeran Dipenogoro.
Sementara itu, Putra Bupati Pamanukan Subang itu, mulai membuka hutan belantara yang dahulunya disebut Pasir Malang Katembong, saat Raden Surayudha berusia 20 tahun.
Delapan belas tahun setelah hutan belantara Pasir Malang dijadikan Kota Malangbong Oleh Raden Surayudha, Perang Dipenogoro meletus.
Meski begitu, pendahulunya pendiri Keraton Jogjakarta Pangeran Mangkubumi sudah terlebih dahulu singgah di kawasan Bukit Ciranca, tidak jauh dari Kawasan Malangbong saat ini.
Mantan Kepala Desa Mekarmulya Mumu Mustofa, sekaligus salah satu ahli waris Raden Surayudha menyebutkan, di bukit Ciranca, ditemukan petilasan Mangkubumi.
Penduduk setempat menyebutnya Eyang Mangkubumi, dengan ditemukannya petilasan petinggi Mataram di wilayah Malangbong, dapat dipastikan, ada keterkaitan orang Malangbong dengan keluarga Keraton Mataram.
Baca Juga: Asisten Pelatih Timnas Thailand U-19 Kehilangan Jam Tangan Mewah di Hotel Palembang
Terlebih, seorang putra bangsawan dari Balubur Limbangan Raden Surayudha turut berjuang menentang Belanda bersama Pangeran Dipenogoro.
Selain itu, pendiri Malangbong ini menikah pula dengan putri Sultan Mataram Raden Siti Bunga Resmi.
Dari pernikahanya dengan Rd.Siti bunga Resmi dikaruniai 12 orang keturunan, dan putra tertuanya bernama Rd Wira Bangsa merupakan Camat pertama Malangbong yang diangkat Pemerintah Kolonial Belanda tahun 1872 Masehi. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Drakor The Trauma Code: Heroes on Call Berpotensi Lanjut Season 2 dan 3, Netflix Buka Suara
-
BI Siapkan Wirausaha Baru dan Jutaan Peluang Kerja lewat Program Transformasi UMKM Nasional
-
Munas dan Konbes NU di Ponpes Al-Falah Ploso Berlangsung Tegang, Aksi Saling Dorong Terjadi
-
Apakah Bedak Tabur Marcks Aman untuk Kulit Berjerawat? Ini Klaim dan Kandungan 3 Variannya
-
Tragis di Negeri Rantau, PMI Asal Aceh dan Bayinya Tewas Diduga Dibunuh di Malaysia
-
Skutik Urban Premium hingga Adventure, Indomobil Rilis QT dan Tyranno X di Solo
-
Gejolak Timur Tengah Bikin LNG Mahal, Indonesia Tak Bisa Menghindar
-
Chongqing 1949, Pertunjukan Sejarah Berbalut Teknologi Canggih
-
Turnamen Domino Nasional HGI Digelar di Jakarta, 1.500 Peserta Berebut Hadiah Rp200 Juta
-
House of the Dragon Season 2: Ambisi Berdarah Para Penguasa yang Memanas!