SUARA GARUT - Sejatinya kemerdekaan itu adalah hak setiap bangsa. Hal tersebut sudah termaktub dalam pembukaan UUD 45.
Demikian diungkapkan Asep Ruhiman, salahseorang seniman karawitan Sunda, saat dijumpai garut.suara.com, sehari menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke-78 tahun 2023.
"Ya, sejatinya kan kemerdekaan itu hak setiap manusia, atau bangsa seperti sudah termaktub dalam naskah pembukaan UUD tahun 1945," ungkapnya, Rabu, 16 Agustus 2023.
Meski demikian, menurut Asep Ruhiman, jika kemerdekaan itu dimaknai dalam konteks berkesenian, khususnya seni tradisional di Kabupaten Garut, maka terasa masih jauh panggang dari api.
"Jika kemerdekaan itu dimaknai dalam konteks berkesenian dan berkebudayaan, khusunya di Kabupaten Garut nampaknya masih jauh dari harapan," ungkapnya.
Asep menilai, di negara yang sudah merdeka ini mestinya para pemangku kebijakan lebih memperhatikan seni tradisi.
Karena, kata Asep hal itu merupakan warisan budaya bangsa para leluhur Republik ini yang harus 'dipusti-pusti' (dipelihara dan dijaga).
"Saya pikir, memaknai kemerdekaan itu bisa juga dengan memelihara seni tradisi yang merupakan bagian dari budaya leluhur. Namun pada faktanya saat ini, khusunya di Kabupaten Garut kondisinya sangat memprihatinkan," tuturnya.
Menurutnya, pemeliharaan seni tradisi Sunda, khusunya di Garut sangat minim perhatian dari pemerintah setempat.
Baca Juga: Daftar Pemain ASEAN di BRI Liga 1 2023-2024, Mana yang Paling Bersinar?
Padahal, dalam lingkungan Pemerintah Kabupaten atau Daerah Garut jelas-jelas sudah ada instansi dinas khusus bidang kebudayaan dan pariwisata.
"Tentunya memprihatinkan. Peran serta Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) yang di dalamnya ada penatakelolaan seni tradisi. Namun fungsi itu tampaknya kurang optimal. Buktinya, hingga saat ini tidak ada fasilitas yang benar-benar dikhususkan untuk mengelola dan mengembangkan seni tradisi itu sendiri," beber Asep Ruhiman, yang piawai memainkan alat musik kacapi Sunda itu.
Menurut catatannya, di Kabupaten Garut hingga saat tidak ada upaya dari para pemangku kebijakan (Pemerintah Kabupaten Garut) yang peduli melestarikan seni tradisi. Misalnya, di level lembaga pendidikan (sekolah).
"Para pemangku kebijakan (Pemerintah Kabupaten Garut) hingga saat hampir tak ada upaya untuk memelihara seni tradisi leluhur ini. Misalnya di sekolah, seharusnya kan ada kalau memang kita ingin memelihara kemerdekaan itu, ya salahsatu dengan melestarikan seni tradisi yang merupakan bagian dari budaya leluhur kita," ungkap Asep Ruhiman.
Asep mengatakan, cermin ketidakpedulian pemerintah setempat akan seni tradisi budaya itu bisa dilihat, hingga saat ini dengan tidak adanya lembaga pendidikan khusus untuk tempat pembelajaran seni tradisi.
"Ya, faktanya kan sampai saat ini tidak ada sekolah atau lembaga pendidikan khusus untuk kesenian tradisional. Kalau di daerah lain hampir semua ada. Ini jadi keprihatinan saya sebagai seniman di hari ulang tahun kemerdekaan Indonesia yang sudah ke-78 tahun ini," pungkasnya. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Punya 38.600 Pegawai, Menteri PU Bantah Mutasi Terkait Surat Dinas yang Bocor
-
5 Serum Wajah yang Cocok untuk Kulit Berminyak di Indonesia
-
Statistik Buktikan Inggris Terlalu Bergantung Kane-Bellingham, Jadi Bumerang saat Lawan Argentina?
-
'Gue Kasih Umrah Sekeluarga', Menteri PU Dody Hanggodo Jawab Isu Aisyah Zakkiyah Keponakannya
-
Mengintip Tren Wellness di Bali, Saat Pengalaman Air Jadi Daya Tarik Baru Industri Hospitality
-
PLN Hadirkan Diskon 50 Persen Tambah Daya Listrik hingga 27 Juli 2026
-
Doraemon the Movie: Misteri Kapal dan Bangkitnya Sistem Otomatis Atlantis!
-
Bom Rakitan di MAN 3 Padang Jadi Alarm, Pakar Minta Sekolah Perkuat Ruang Dialog
-
HP Apa yang Kameranya Bagus selain iPhone? Ini 5 Rekomendasi Terbaik sesuai Review
-
Feng Shui Pintu Utama 2 Daun Apakah Bagus untuk Rumah? Ini Penjelasannya