/
Kamis, 07 September 2023 | 17:18 WIB
Manajer Taman Satwa Cikembulan Kadungora Garut, Rudy Aripin.

SUARA GARUT - Kisruh masalah lahan yang terjadi antara Yayasan Margasatwa Tamansari sebagai pengelola Kebun Binatang Bandung (KBB) dengan Pemerintah Kota Bandung menimbulkan berbagai spekulasi.

Ada isu menyebutkan, satwa yang ada di KBB akan segera dialihkan ke Taman Satwa Cikembulan, Kecamatan Kadungora, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Namun pengelola Taman Satwa Cikembulan (TSC), Rudy Aripin, membantah kabar akan adanya pelimpahan satwa dari KBB ke TSC.

"Terkait isu seperti itu, itu bukan ranah kita. Jadi kalau ada sesuatu dalam tarap ujian seperti itu nanti ada pihak terkait yang  langsung. Berdoanya  sih semoga permasalahan ini cepat selesai," ujar Rudy Aripin.

Soal perpisahan satwa itu bukan hal yang mudah, saya pikir Bonbin Bandung legend ya mungkin ada solusi supaya tetap di sana, dan satwanya juga tetap di sana," katanya.

Ia menegaskan, kalau ada berita binatangnya akan dipindah ke lembaga konservasinya itu tidak benar. Sebab pihaknya pun harus mengukur kemamp kecil yang tak mungkin bisa menampung limpahan  binatang dari kebon binatang Bandung.

"Memindahkan binatang itu tidak mudah perlu kajian dan pertimbangan. Gajah kalau mau dipindah ke sini jalannya kemana," katanya.

Dijelaskannya, tidak mudahnya memindahkan satwa itu, sebab satwa mudah stres. Jangankan pindah tempat yang jauh, katanya pindah kandang saja yang jaraknya beberapa meter  saja bisa menyebabkan satwa mati.

Baca Juga: Mengagumkan Wajah Happy Asmara Terpajang di New York Time Square

Load More