SUARA GARUT— Sudah bukan menjadi rahasia lagi kalau Garut memang menjadi salah satu destinasi wisata favorit di Indonesia khususnya bagi masyarakat di Jawa Barat
Apalagi, setiap masa liburan datang, wisatawan berbondong-bondong melancong ke kota berjuluk Swiss van Java ini. Tak hanya memiliki pemandangan dan dikelilingi pegunungan yang indah, Garut pun memiliki beberapa oleh-oleh khasnya.
Bagi anda yang ingin berkunjung maupun sedang melancong ke Garut bisa mampir ke berbagai sentra olahan khas Garut. Berikut 6 sentra atau pusat olahan khas Garut yang bisa anda kunjungi saat berada di Garut
1. Sentra Kerajinan Kulit Sukaregang
Sentra atau pusat kerajinan kulit khas Garut, berlokasi di kawasan Sukaregang yang berada di sepanjang Jalan Ahmad Yani, Kabupaten Garut.
Berbagai produk fesyen olahan kulit seperti tas, sepatu, jaket, dompet, dan kerajinan hasil olahan kulit lainnya ada di sini. Kulitnya pun beragam, ada yang berasal dari kulit sapi, kulit domba, dan kulit kerbau.
2. Sentra Kuliner Ikan Garut
Bagi anda pecinta kuliner ikan dapat berkunjung ke Sentra Kuliner Ikan Garut ini. Tempatnya berada kawasan Tarogong di Jalan Otista, Kabupaten Garut.
Kecamatan Tarogong sendiri merupakan daerah penghasil ikan terbaik di Kabupaten Garut sejak era Belanda. Berbagai kuliner atau produk makanan olahan berbahan dasar ikan tersedia di sini. Tepat di bawah bangunan ini adalah kolam lapak jualan ikan
Baca Juga: Dikenal dengan Julukan Kota Dodol, Inilah Profil Kabupaten Garut
3. Sentra Kerupuk Kulit Babakan Abid
Selain ada kerajinan kulit Sukaregang, Garut juga mempunyai sentra kerupuk kulit. Letaknya berada di kawasan Copong, Jalan Sudirman, Kampung Babakan Abid, Kabupaten Garut. Sentra ini dikenal sebagai Sentra Kerupuk Kulit Babakan Abid.
Kerupuk yang sudah masyhur tersebut di antaranya dorokdok dan kerupuk cungur. Dorokdok dan Cungur sendiri merupakan kerupuk yang terbuat dari kulit sapi. Sedangkan, kerupuk kulit sendiri berasal dari kulit kerbau.
Dalam pembuatannya, kerupuk kulit sendiri murni mengandalkan sinar matahari sehingga jika cuaca mendung, pembuatannya akan lebih lama.
4. Sentra Batik Garutan
Garut juga sudah lama dikenal sebagai penghasil batik. Batik Garut sendiri biasa disebut Batik Garutan yang cara pembuatannya bisa dengan batik tulis, batik cap, kombinasi batik tulis dan cap, serta batik lukis.
Jadi, bagi anda yang pecinta dan penggemar batik, saat melancong ke Garut dapat berkunjung ke Sentra Batik Garutan ini yang lokasinya berada di Jalan Papandayan No. 54, Kabupaten Garut.
5. Sentra Dodol Picnic Garut
Tentunya yang jangan sampai terlewatkan saat berwisata ke Garut adalah membeli dodol. Namun, agar tak hanya sekadar membeli, anda juga dapat mengunjungi langsung pabrik dodol khas Garut.
Salah satu dodol khas Garut yang sudah masyhur ialah Dodol Picnic— menjadi sebuah trademark atau merek dagang resmi perusahaan yang memproduksi dodol ini.
Anda bisa mampir ke pabrik dodol legendaris ini langsung, yaitu PT. Herlinah Cipta Pratama yang berada Jalan Pasundan No. 102, Kabupaten Garut.
6. Sentra Cokelat Dodol "Chocodot"
Tak hanya dodol yang menjadi oleh-oleh khas Garut, cokelat isi dodol pun salah satu buah tangan berupa camilan khas Garut lainnya. "Chocodot" merupakan (merek) pionir cokelat isi dodol di Garut.
Sentra atau pusat olahan cokelat isi dodol "Chocodot" ini bernama 'Chocodot The Castle' yang berada di Jalan Siliwangi, Kabupaten Garut. "Chocodot" diproduksi oleh PT. Tama Cokelat Indonesia atau kini menjadi PT. Indonesian Chocolate Tama.
Sebagai informasi, "Chocodot" sebenarnya merupakan akronim dari 'cokelat with dodol Garut' yang kini bertransformasi menjadi "Indonesian Chocolate".
Jadi, jika anda tengah atau ingin berkunjung ke Garut, beberapa sentra olahan oleh-oleh terkenal khas Garut tadi dapat dijadikan pilihan destinasi wisata anda. Semoga dapat membantu anda.(*)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Rumahnya Dibombardir AS-Israel, Ayatollah Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Iran Hancurkan Radar FP132 AS di Qatar, Amerika Kini 'Buta' dari Serangan Rudal Balistik?
-
Prabowo Siap Terbang ke Teheran, Damaikan Perang AS-Israel Vs Iran
-
AS dan Israel Bom Sekolah Khusus Putri di Iran, 36 Siswi Tewas
-
Pernyataan Resmi Kemlu RI soal Serangan AS-Israel ke Iran: Indonesia Siap Fasilitasi Dialog
Terkini
-
Vilmei Nangis Akun TikTok 68 Juta Followers Diblokir Permanen, Kerugian Capai Miliaran?
-
5 Mobil Murah Anti-Limbung Gak Bikin Mual Pas Perjalanan Mudik Lintas Pulau
-
Review Novel Satine: Realitas Pahit Menjadi Budak Korporat di Jakarta
-
Toyota Calya 1 Liter Berapa KM? Ini Konsumsi BBM, Harga Baru vs Bekas Bak Langit dan Bumi
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan ASIsrael ke Iran
-
Rumahnya Dibombardir AS-Israel, Ayatollah Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Clara Shinta Sindir Tasya Farasya Bongkar Setingan Konten Spill Skincare: Itu Kode Etik
-
Penyelamatan Krusialnya Jadi Kunci, Lille Pamerkan Aksi Heroik Calvin Verdonk
-
Hikmahanto: Indonesia Harus Kutuk Serangan ASIsrael ke Iran dan Dorong Sidang Darurat PBB
-
5 Mobil Murah dengan Fitur Keyless: Ringan di Kantong dan Anti-Dicolong