SUARA GARUT- DPD KNPI Kabupaten Garut, Jawa Barat, kembali buka suara terkait wacana pembangunan Gedung Pemuda yang menjadi prioritas Program KNPI Garut yang kembali akan tertunda di tahun ini.
Bupati Kabupaten Garut, Rudy Gunawan kepada kalangan media menyebutkan, alasan pembangunan Gedung Pemuda tidak bisa terealisasi di tahun ini karena DED (detail engineering design) atau desain produk pekerjaan yang belum dibuat dan menganggap KNPI tidak aktif dalam menempuh prosesnya.
Menanggapi statement Bupati tersebut, Wakil Ketua DPD KNPI Kabupaten Garut, yang sekaligus sebagai Koordinator Tim Pokja pembangunan Gedung Pemuda, Rangga Ramadan, menyebutkan adanya kegagalan koordinasi lintas dinas terkait.
"(Yang) kemarin saja perubahan pembagunan Skate Park menjadi jogging track, Pak Bupati kan tidak tahu. Apalagi sekarang pembangunan Gedung Pemuda yang masih dalam perencanaan, jika kondisinya seperti ini. Jelas telah terjadi kegagalan fatal dalam berkoordinasi yang dilakukan oleh dinas yang berkaitan dengan pembangunan Gedung Pemuda ini,” katanya.
Rangga juga menuturkan, DPD KNPI Kabupaten Garut telah bergerak dan berupaya semaksimal mungkin dalam mendorong pembangunan Gedung Pemuda tersebut
”Bupati Kabupaten Garut telah bijak dan beritikad baik ketika di awal menganggarkan untuk pembangunan Gedung Pemuda tersebut. Namun kesalahan dalam eksekusi terdapat di dinas terkait. Padahal kami telah berupaya semaksimal mungkin tapi selalu berujung dengan ketidakpastian,” sesal Rangga.
Selain itu, Rangga menyebutkan adanya pelimpahan tanggungjawab yang dilakukan oleh dinas terkait kepada DPD KNPI Kabupaten Garut.
”Kami merasa adanya pelimpahan tanggungjawab, karena pekerjaan dari mulai komunikasi dan koordinasi antar dinas, mencari lokasi untuk Gedung Pemuda, bahkan hal terkecil seperti surat menyurat dari Dinas Satu ke Dinas Lainnya pun harus kami yang urus," tuturnya.
Terkait hal ini, DPD KNPI Kabupaten Garut, menegaskan masih optimis dan akan tetap berusaha untuk mendorong pembangunan Gedung Pemuda agar menemukan titik temu.
Baca Juga: Usai Jalani Pemeriksaan Soal Promosi Judi Online, Wulan Guritno Akui Senang Telah Klarifikasi
”Dengan semangat dan harapan yang sama, kami akan tetap mengawal keberlanjutan dari pembangunan Gedung Pemuda ini sampai menemukan titik temunya. Mungkin untuk sekarang dengan cara yang lebih tegas," sambungnya..
DPD KNPI Kabupaten Garut juga mempertanyakan anggaran pembangunan Gedung Pemuda ini, jika benar-benar tidak terealisasikan.
”Lalu mau dikemanakan anggaran itu? Karena sudah masuk SiRUP LKPP,” pungkasnya.
”Lalu mau dikemanakan anggaran itu? Karena sudah masuk SiRUP LKPP.” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Dirjen Pajak Akui MBG dan Kopdes Merah Putih Berpotensi Hilangkan Penerimaan Negara
-
IHSG Dibayangi Sentimen Global dan MSCI, Cek Rekomendasi Saham Senin Ini!
-
Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser
-
4 Headset Gaming Murah dengan Active Noise Cancellation, Mulai 300 Ribuan
-
Menghadapi Krisis Iklim dari Desa: Sinergi KAGAMA dan UGM Lewat KKN-PPM 2026
-
Buntut Kasus Sulis, Dishub DKI Janji Siapkan Parkir Khusus Ojol di Mal
-
Pemadaman Listrik PLN Sampai Kapan? Ini Penjelasannya
-
Purbaya Kini Punya Alat Canggih buat Awasi Anggaran TKD Pemda
-
Situasi Serba Salah: Antara Opang, Gojek, dan Hak Penumpang
-
Penyintas Bencana di Pidie Jaya Ubah Dana Stimulan Jadi Modal Usaha