SUARA GARUT- Camat Garut Kota, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Rena Sudrajat mengatakan, dua kelurahan di wilayahnya ditetapkan sebagai daerah kumuh perkotaan.
"Kemarin ada dia kelurahan berdasarkan data dari Perkim (dinas perkim) yaitu Kelurahan Kota Wetan dan Ciwalen ada beberapa RW yang ditetapkan sebagai Kawasan Kumuh," ungkapnya, ditemui saat Sertijab Lurah Pakuwon dan Lurah Jayawaras, Jum'at (15/09/2023).
Menurutnya, kepadatan penduduk di wilayah perkotaan seperti di Kelurahan Ciwalen serta Kota Wetan bisa menimbulkan kemiskinan dan banyaknya kasus stunting.
"Karena memang kemiskinan di perkotaan itu beda dengan di desa. Kalau di desa itu meskipun tidak punya pekerjaan, penganggur tapi mereka punya lahan pertanian,"tutur Rena.
Ia juga menyampaikan, warga yang tidak di wilayah perkotaan rata-rata tidak memiliki pekerjaan dan berstatus miskin karena tak mempunyai lahan untuk tempat tinggal yang layak.
"Kalau di kota itu mereka tidak bekerja, miskin karena mereka tidak punya lahan, kecuali mereka bekerja kembali," katanya
Namun demikian, ia mengaku tidak tahu data persis jumlah kemiskinan di wilayahnya itu, sebab katanya, pemilik DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) itu adalah Dinas Sosial.
Diakuinya, jumlah bayi yang mengalami stunting cukup besar, sebab bayi di bawah umur dua tahun (Baduta) nya pun cukup besar. (*)
Baca Juga: Cara Cek Saldo TapCash BNI dengan Mudah, Bisa Lewat Aplikasi, Mesin ATM, dan Call Center BNI
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
Terkini
-
Viral Pelayanan Jutek di Puskesmas Cisarua, Ini Respons Pimpinan
-
Persib vs PSM Makassar: 6 Poin Penting Pesan Pak Haji Umuh untuk Jaga Tahta Klasemen
-
3 Rekomendasi Sepatu Lokal Terbaik Januari 2026, Kualitas Premium Cuma 300 Ribuan
-
'Satu Foto Sejuta Cerita' Dedie A. Rachim Terpukau oleh Karya Jurnalistik di APFI 2026
-
4 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaik untuk Bapak-Bapak di Mei 2026
-
Long Weekend Makin Nyaman, BSB Cash Bank Sumsel Babel Jadi Andalan Pengguna Tol dan LRT
-
Gaya 'Old Money' dengan Sepatu Lari Lokal: 5 Brand yang Tampil Mewah Tanpa Logo Mencolok
-
Waspada Hantavirus! Banten Pernah Catat 1 Kasus, Pintu Masuk Internasional Dijaga Ketat
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
Dedi Mulyadi Ingin Kembalikan Kawasan Batutulis Bogor Jadi Area Hijau dan Sejarah