SUARA GARUT - Maju dalam kontestasi politik yang kabarnya tidak cukup hanya bermodal popularitas tapi juga harus diikuti modal finansial yang besar, ditepis oleh seorang calon Legislatif (Caleg) untuk DPRD Provinsi Jawa Barat dari PPP.
"Saya maju hanya berbekal ridho orang tua, Insya Allah jalan akan terbuka jika orang tua Ridho," jelas Aji Muhammad Iqbal, yang saat ini menempati nomor urut 5 pada daftar Caleg Provinsi Jawa Barat dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) untuk Daerah Pemilihan (Dapil) 14 Kabupaten Garut.
Menurut Aji, ridho orang tua adalah hal yang mendasar. Meski modal popularitas dan uang cukup, Aji mengaku tetap tidak akan berani maju dalam kontestasi politik apapun tanpa adanya ridho dari orang tuanya.
"Modal dasarnya itu (ridho orang tua), tanpa itu mundur aja lah, daripada nantinya malah celaka," kata putra Syaikh Ikyan Badruzzaman, pimpinan Pondok Pesantren Zawiyah Surya Tanjung Anom, Samarang tersebut.
Ridho orang tua menjadi bekal utama bagi Aji karena dirinya meyakini setelah orangtua meridhoi langkanya maju dalam kontestasi politik, jalan menuju kemenangan akan terbuka.
"Insya Allah jalan kita maju jadi Caleg ada dalam keberkahan, apapun hasilnya InsyaAllah berkah bagi semua," katanya sambil melepas tawa ringan.
Aji mengakui, tidak gampang bisa maju dalam kontestasi politik. Namun, jika ridho orang tua sudah dikantonginya, menurut Aji apapun tantangan yang ada di depan akan dihadapinya.
"Pasti ada jalan keluarnya, intrik-intrik politik yang harus dihadapi, pasti ada jalan keluarnya," ujarnya.
Aji sendiri melihat, langkahnya maju menjadi Caleg bagian dari syiar yang selama ini sudah biasa dilakoninya. "Enteng aja, ini bagian dari syiar yang selama ini memang sudah jadi tugas buat saya dari orangtua," tutupnya.
Baca Juga: Pantas Saja Shin Tae-yong Sangat Disukai Para Pemain Timnas Indonesia
Aji Muhamad Iqbal sendiri, selain dikenal sebagai salah satu putra Syaikh Ikyan Badruzzaman, juga dikenal sebagai aktivis muda yang religius dan juga akademisi di STAI KH Badruzzaman yang ada di lingkungan Pondok Pesantren Zawiyah Surya Tanjung Anom, Samarang.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
Terkini
-
7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
-
Pamer Baby Bump, Chelsea Islan Umumkan Hamil Anak Pertama di Ultah Suami
-
25 Link Download PP Ramadan 2026, Bikin Bulan Puasa Lebih Meriah
-
Industri Sawit RI Sumbang Output Rp1.119 Triliun dan Serap 16,5 Juta Pekerja
-
Jadwal dan Link Streaming Final Piala Asia Futsal 2026: Timnas Indonesia Cetak Sejarah
-
Usai Fokus Urus Anak, Jo Jung Suk Siap Perankan Pengedar Uang Palsu?
-
Tukar Uang di BCA Minimal Berapa? Ini Tata Cara Jelang Ramadan 2026
-
Vietjet Amankan Kesepakatan US$6,1 Miliar untuk Ekspansi Asia-Pasifik
-
Apa Agama Jeffrey Epstein yang Dikirimi Kain Kiswah Kabah?
-
Final Piala Asia Futsal 2026: Kegilaan Iran Bakal Dihentikan Timnas Futsal Indonesia