SUARA GARUT- Dirjen Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI, dr. Azhar Jaya, SH, SKM, MARS, mengungkapkan, Kabupaten Garut masuk rangking ke 13 kasus TB paru di Jawa Barat. Bahkan kata Wakil Bupati Garut, Helmi Budiman, terdapat 90 orang yang masuk kategori TB MDR (Multi Drug Resistant) .
"Kalau dilihat dari angka TB Paru Jawa Barat cukup tinggi, Jawa Barat ini masuk 5 besar provinsi yang TB Paru nya paling besar, tapi kalau per kabupaten Garut urutan 13," tutur Azhar, usai peletakan batu pertama pembangunan gedung Unit Pelayanan Fungsional (UPF) Balai Besar Kesehatan Paru Masyarakat (BBKPM) Bandung, di Jalan Pembangunan Garut, Selasa (18/09/2023).
Azhar meminta agar tidak saling menyalahkan dengan kasus TB Paru yang tinggi ini.
"Ini masalah kita bersama yang perlu kita selesaikan dan butuh kerja sama yang baik antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, sampai seluruh stakeholder. Karena masalah kesehatan tidak bisa diselesaikan oleh pemerintah saja," katanya
Dikatakannya, yang menjadi maslah dalam penanganan TB Paru tersebut karena pasien merasa bosan dengan pengobatan yang lama.
"Karena pengobatannya cukup panjang antara 6 bulan sampai 1 tahun masyarakat bosan. Baru pengobatan 3 bulan, merasa enak berhenti, akhirnya obatnya resisten, kebal ibaratnya kuman belum mati, baru sempoyongan dihentikan kumannya makin kuat, nanti timbulnya MDR. TB yang kebal terhadap obat obatan yang standar, ini yang bahaya," ungkapnya
Jika sudah kebal terhadap obat, pasien tersebut akan terus menyebarkan kuman TB baik terhadap keluarganya, maupun terhadap orang lain.
"Inilah yang akan kita cegah. Kehadiran UPF ini berbeda dengan yang dulu, yang dulu itu istilahnya tidak ada fasilitas untuk merawat TB yang MDR. Ke depat kita siapkan perawatan yang resisten," katanya
Disebutkannya, Unit Pelayanan Fungsional (UPF) Balai Besar Kesehatan Paru Masyarakat di Garut ini akan bisa melayani pasien dari luar Garut, atau semacam menjadi rujukan.
Baca Juga: Hasil Pertandingan Asian Games 2022: Timnas Indonesia U-24 Amankan 3 Poin Usai Jungkalkan Kirgistan
Wakil Bupati Garut, Helmi Budiman, menyebut dibangunnya Rumah Sakit Paru atau UPF ini menjadi anugrah bagi masyarakat Garut.
"Karena tadi MDR nya cukup tinggi, sekitar 90 lebih lah. Kalau haris. Bolak balik ke Bandung kan tidak mudah, ongkos berapa, logistiknya juga berapa. Nah sekarang rumah sakitnya ada di Garut, kemarin kan masih UPF sekarang sudah rumah sakit, tentu fasilitasnya lebih komplit," katanya.
Dikatakannya, dengan adanya rumah sakit paru di Garut ini akan sangat membantu pasien dan keluarganya. Selain menghemat biaya, juga waktu dan meringankan beban bagi si pasien. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Pascakecelakaan Maut Wonokitri, BB TNBTS Bongkar Ulang Standar Keamanan Jip Bromo
-
Tren Fashion Polkadot Comeback! Motif Retro Kembali Digandrungi Gen Z dan Ibu Muda
-
5 Rekomendasi Moisturizer untuk Jerawat Mendem, Ampuh Redakan Peradangan
-
Detik-Detik Ban Elf Meledak di Tol Jomo: Mobil Oleng dan Terbalik, Satu Orang Alami Luka Berat
-
Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran
-
Sinopsis The First Jasmine, Drama Kolosal Bai Lu dan Ryan Cheng Tayang 9 Juni
-
3 Kali ke Prancis dalam 5 Bulan, Elite PDIP Pertanyakan Urgensi Kunjungan Presiden Prabowo
-
Sinopsis Emily to Maria, Drama Komedi Jepang Dibintangi Marika Matsumoto
-
Lebih dari 1.000 Lampion akan Terangi Langit Borobudur saat Waisak 2026
-
Snapdragon C Resmi Diumumkan, Prosesor Baru Qualcomm untuk Laptop Murah, Baterai Tahan Seharian