SUARA GARUT- Seluruh Ormas Islam di Kabupaten Garut, Jawa Barat menolak berdirinya tempat karoke dan klub malam di wilayah Kabupaten Garut.
Penolakan Ormas islam seperti NU, Muhammadiyah, Persis, SI, Parmusi dan lain lain itu disampaikan sehubungan berdirinya klub malam Rama Shinta di komplek perbelanjaan Intan Bisnis Center (IBC) Kelurahan Pakuwon, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut yang sudah mendapatkan izin dari Provinsi Jawa Barat.
"Seluruh Ormas Islam yang tergabung di MUi semua hadir, ada juga dari Forum Pondok Pesantren dan Almagari hadir. Semua sepakat menolak berdirinya karoke Rama Shinta dan juga karoke dan klub malam jenis lain, di tempat manapun, di kecamatan manapun itu berdiri," ungkap juru bicara MUI Garut, yang juga Ketua Parmusi Garut, Dedi Kurniawan, usai pertemuan seluruh Ormas Islam di gedung MUI Garut, Kamis (21/09/2023).
Langkah selanjutnya, sambung Dedi mewakili Ketua Umum MUI Garut, KH. Sirojul Munir, seluruh Ormas Islam akan membuat surat pernyataan bersama dibawah koordinasi MUI .
"Surat tersebut akan ditandatangani oleh pimpinan MUI beserta pimpinan Ormas Islam, selanjutnya akan dikirim ke Gubernur Jawa Barat, agar nanti tembusannya ke Dinas DPMPT Jawa Barat. Isi suratnya mendesak agar izinnya dibatalkan, juga mendesak Forkopimda Kabupaten Garut agar melakukan langkah langkah terukur menertibkan perizinan untuk menjaga kondusifitas," tuturnya.
Dikatakannya, pertemuan Kamis siang itu merupakan yang kedua kalinya. Pertemuan yang pertama saat menerima audensi masyarakat Kampung Loji, RW 02, Kelurahan Pakuwon.
Dikatakan Dedi, dalam pertemuan MUI dengan seluruh Ormas Islam itu disepakati pula untuk membuat baligo berisi penolakan berdirinya karoke dan klub malam serta tempat maksiat lainnya baik d IBC, maupun tempat lainnya.
Kesepakatan lainnya dalam pertemuan tersebut, MUI dan seluruh Ormas Islam tidak akan melakukan aksi pengerahan massa apabila ada respon positif dari pihak perusahaan pengelola karoke dan klub malam Rama Shinta.
"Tapi seperti tadi kata Pak Ketu Umum (MUI), apabila surat ini tidak diindahkan, tidak menutup kemungkinan kita akan melakukan penolakan dengan bentuk lain, misalkan dengan pengerahan massa, dan stakeholder yang lain juga sangat siap jika diminta untuk ikut," tegasnya
Baca Juga: Daun Kelor Ternyata Punya Banyak Khasiat bagi Kesehatan
Ketua MUI Garut, KH. Sirojul Munir, mengungkapkan Ormas lain seperti Pemuda Pancasila dan Daboribo juga menyampaikan pesan penolakan terhadap berdirinya Karoke dan klub malam Rama Shinta, serta menyatakan siap untuk mengadakan aksi.
Sementara itu, perwakilan warga RW 02 Kp. Loji, Uun Frinawati hadir dalam pertemuan dengan Ormas Islam dan MUI tersebut dengan menyampaikan aspirasi warga berupa penolakan tertulis terhadap berdirinya karoke dan klub malam Rama Shinta tersebut.
Selain itu juga mendesa Pemkab Garut untuk melakukan langkah langkah terkait tuntutan warga, serta memberikan jaminan perlindungan kepada warga setempat dan pemilik Ruko di IBC sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan terjadinya masalah akibat penolakan tersebut. (*).
Berita Terkait
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
Terkini
-
Cantik di Layar, Terlilit Cicilan di Dunia Nyata: Bahaya FOMO Bagi Perempuan
-
PMII Makassar Ancam Gelar 'Reformasi Total Jilid II', Ajak BEM dan Buruh Konsolidasi Besar-besaran
-
Harga BBM Naik, Purbaya Pede Tak Semua Warga Pindah ke Pertalite
-
Update Terbaru SPMB Sulsel: Zonasi 2 Dibuka 17 Juni, Intip Syarat dan Kuota Barunya di Sini
-
Nonton Piala Dunia 2026 Gratis di Mana? Pemilik TV Lama Jangan Buru-buru Beli Baru
-
KPK Sita Rp59 Juta dan Ribuan Valas di Rumah Silmy Karim: Ada USD, Euro, hingga Yen!
-
Sokong MBG, Taj Yasin Minta SPPG Belanja Telur dari Peternak Lokal
-
LIVE REPORT: BEM UI dan Aliansi Mahasiswa Sampaikan 6 Tuntutan, Soroti Arah Kebijakan Pemerintah
-
Pemprov Jateng Buka Ribuan Kursi Sekolah Gratis, Sasar Anak Keluarga Kurang Mampu
-
Bantah Terima Uang Saku, Cut Meyriska Bahkan Bayar Biaya Umrah Anak ke Hanania Travel