SUARA GARUT— Kendaraan listrik atau kendaraan bermotor listrik bertenaga baterai (KBLBB) baik itu berupa mobil maupun sepeda motor saat ini tengah menjadi tren di kalangan masyarakat ndonesia.
Pemerintah pun sedang gencar-gencaranya mensosialisasikan dan mengampanyekan penggunaan kendaraan listrik kepada masyarakat.
Bahkan, pemerintah memberikan subsidi untuk setiap pembelian kendaraan listrik yang dibeli masyarakat hingga 10 persen. Kendaraan listrik juga diklaim lebih ramah lingkungan dan memiliki tingkat polusi lebih rendah.
Adapun diskon itu akan diberikan apabila kendaraan listrik tersebut mempunyai pabrik dan diproduksi di Indonesia serta memiliki tingkat komponen dalam negeri (TKDN) di atas 40 persen.
Biaya pokok seperti biaya pengisian ulang daya baterai yang lebih murah daripada kendaraan konvensional yang menggunakan bahan bakar minyak (BBM) menjadi salah satu alasan masyarakat mulai beralih memakai kendaraan listrik.
Selain di Ibukota Jakarta, kendaraan listrik atau eletric vehicle (ev) pun mulai marak digunakan oleh masyarakat di Jawa Barat. Lantas, berapa jumlah kendaraan listrik yang ada di Jawa Barat?
Berdasarkan data Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jawa Barat, hingga akhir 2022 populasi kendaraan listrik di Jawa Barat sudah mencapai 3.133 unit yang tersebar di 27 kabupaten/ kota.
Kota Bandung menjadi daerah setingkat kabupaten/ kota dengan populasi mencapai 763 unit dengan rincian sebanyak 296 unit terdaftar di Wilayah Samsat Bandung I Padjadjaran, 300 unit di Wilayah Samsat Bandung II Kawaluyaan, dan 167 unit di Wilayah Samsat Bandung III Soekarno-Hatta.
Sementara itu, di Kabupaten Garut sendiri populasi kendaraan listrik baru sekitar 23 unit baik itu mobil maupun sepeda motor. Berikut populasi kendaraan listrik yang tersebar di 27 kabupaten/ kota di Jawa Barat.
Baca Juga: Baru Dilahirkan, Bayi Perempuan di Garut Dibuang Orangtuanyadi Depan Panti Asuhan Aledja
1. Kota Bandung 763 unit
2. Kota Bekasi 653 unit
3. Kota Depok 450 unit
4. Kabupaten Bogor 257 unit
5. Kabupaten Bekasi 216 unit
6. Kabupaten Bandung 151 unit
7. Kota Bogor 149 unit
8. Kabupaten Karawang 110 unit
9. Kabupaten Bandung Barat 86 unit
10. Kota Cimahi 63 unit
11. Kabupaten Cirebon 35 unit
12. Kota Cirebon 28 unit
13. Kabupaten Majalengka 24 unit
14. Kabupaten Garut 23 unit
15. Kabupaten Indramayu 23 unit
16. Kota Tasikmalaya 21 unit
17. Kota Sukabumi 19 unit
18. Kabupaten Sumedang 15 unit
19. Kabupaten Kuningan 9 unit
20. Kabupaten Sukabumi 8 unit
21. Kabupaten Subang 7 unit
22. Kabupaten Purwakarta 6 unit
23. Kabupaten Cianjur 6 unit
24. Kabupaten Tasikmalaya 5 unit
25. Kabupaten Pangandaran 3 unit
26. Kabupaten Ciamis 2 unit
27. Kota Banjar 1 unit
Populasi atau jumlah kendaraan listrik atau EV di Jawa Barat pun diprediksi semakin bertambah pesat pada tahun 2023 ini. Pun dengan lokasi stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) yang juga terus bertambah. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Ulasan Novel Karmila, Cinta yang Tumbuh dari Sisa-sisa Kehancuran
-
Aturan Baru Masuk SMA di Lampung: Kini Tak Bisa Lagi Cuma Modal Dekat Rumah
-
Lonjakan Harga Pangan Nasional, Cabai Naik hingga 18 Persen
-
I.O.I Umumkan Nama Fan Club Resmi Jelang Comeback Anniversary
-
Ditahan, KPK Sebut Ajudan Abdul Wahid Jadi Pengumpul Dana dari Kepala UPT
-
Malaysia Mulai Krisis BBM Juni 2026, Bagaimana dengan Indonesia?
-
Ketika Tuhan Dihina, Klimaks Blunder Gambar Yesus Donald Trump
-
Mata Uang Negara Lain Menguat, Rupiah Amblas ke Rp17.124 per Dolar AS
-
Jan Olde Riekerink Ungkap Kunci Tumbangkan Malut United di Ternate
-
Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci