SUARA GARUT- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Garut, Jawa Barat melakukan Sosialisasi Pengawasan Partisipatif Untuk Sukses Pemilihan Umum tahun 2024.
"Sosialisasi ini adalah bentuk dari pencegahan yang dilakukan oleh Bawaslu, khususnya Bawaslu Kabupaten Garut. Karena memang di Perbawaslu nomer 2 tahun 2022, ada banyak bentuk pencegahan, diantaranya ada sosialisasi, ada MoU, juga pendidikan kader pengawasan Partisipatif, ' tutur Anggota Bawaslu Jawa Barat, Hj. Nuryamah, usai membuka acara sosialisasi di Gedung Islamic Center, Jalan Pramuka, Garut, Senin (2/10/2023).
Inti kegiatan dari sosialisasi ini lanjutnya, adalah memberikan pendidikan politik terhadap warga sebagai pengawas partisipatif.
"Masyarakat itu tahunya hanya menyalurkan hak suaranya, tapi kan ada kepedulian, ada keinginan masyarakat untuk menjadi pengawas partisipatif dalam bentuk, ketika ada pelanggaran, mereka mampu melaporkan kepada Bawaslu , ' katanya.
Dikatakannya, jika masyarakat tidak berani melapor langsung ke Bawaslu, bisa melaporkan temuan pelanggaran ke petugas Bawaslu atau Panwas cam di setiap levelnya, baik di TPS, ke PTPS dan lainnya.
Ia juga menuturkan, dugaan pelanggaran mengenai Pemilu itu ada dua sumber, yakni ada dari laporan dan ada dari temuan.
"Laporan ini out put nya harusnya ada dari laporan masyarakat itu sendiri. Jadi kelihatan bahwa sosialisasi itu ada efeknya buat masyarakat dan masyarakat menjadi aktif sebagai pengawas partisipatif dengan cara melaporkan temuannya itu.Berikutnya adalah temuan, itu datang dari kita sebagai penyelenggara Pemilu, dalam konteks ini kami selaku pengawas Pemilu dengan levelnya masing masing, " tuturnya.
Disebutkannya, wilayah Jawa Barat ini rawan tinggi terkait pelanggaran Pemilu, Garut sendiri termasuk rawan sedang.
Komisioner Bawaslu Garut Bidang Divisi Pencegahan, Partisipasi dan Hubungan Masyarakat, Lamlam, menyebutkan, bahwa peserta sosialisasi Pengawasan Partisipatif Untuk Sukses Pemilihan Umum tahun 2024.ini, adalah warga yang tergabung dalam forum atau komunitas. .
"Yang kami undang ini ada 30 lembaga, tiap lembaganya dua orang. Diantaranya komunitas musik under ground, komunitas musik Garut, perkumpulan gojek, Golkar, ojeg Pangkalan, komunitas petani milenial, fatayat NU dan lainnya," terangnya.
Menurutnya, fungsi pengawasan itu tidak hanya dilakukan oleh Bawaslu, tapi bisa pula dilakukan masyarakat. (*).
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Mobil Dinas Gubernur Kaltim Rp8,5 M, Intip 5 Opsi SUV Tangguh di Bawah 1 Miliar
-
Respons PSSI Usai AFC Kasih Sanksi Gara-gara Timnas Indonesia
-
Minta Jersey Vinicius Jr, Bek Benfica Diserang Suporter
-
Keuangan Indonesia Terancam, S&P Peringatkan Kondisi Ekonomi Pemerintah RI
-
Kandidat Pengganti Thom Haye di FIFA Series 2026, Sudah Terjamin Kualitasnya!
-
7 Fakta Banjir Semarang 2026: Motor Nyaris Hanyut di Kawasan Industri Candi
-
6 Parfum Wangi Bayi di Indomaret yang Beri Kesan Segar dan Muda
-
Program Loyalitas ALL Accor, ibis Jakarta Raden Saleh Gelar Paket Buka Puasa "Semarak Sate Ramadan"
-
Ini Dia Sosok Koko Erwin, Bandar Sabu Kakap yang Diduga Setor Uang dan Narkoba ke Eks Kapolres Bima
-
Safari Ramadan ke Ponpes Abuya Muhtadi, Kaesang Pangarep Bawa Salam Jokowi dari Solo