SUARA GARUT - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Garut telah menjalin kerjasama dengan Waterpark Sabda Alam untuk melakukan sosialisasi Kartu Identitas Anak (KIA).
Kepala Disdukcapil Kabupaten Garut, Natsir Alwi, menjelaskan tujuan utama dari sosialisasi ini adalah untuk memperkenalkan Kartu Identitas Anak kepada warga Kabupaten Garut, khususnya kepada anak-anak.
Menurutnya, Kartu Identitas Anak (KIA) memiliki peran penting dalam administrasi kependudukan.
“Setiap warga negara dari usia 0 tahun hingga akhir hayat membutuhkan administrasi kependudukan,”katanya.
Dirinya menegaskan, Ketika seorang anak lahir, dia harus memiliki akta kelahiran, dan akta kelahiran ini menjadi dasar untuk menerbitkan KIA.
“KIA adalah identitas anak yang mengakui bahwa anak tersebut adalah warga negara Republik Indonesia,”katanya.
Ia menerangkan KIA diperuntukkan bagi warga negara berusia 0 hingga 17 tahun kurang 1 hari. Sedangkan untuk usia 17 tahun ke atas, mereka akan menggunakan Kartu Tanda Penduduk (KTP), baik KTP Elektronik maupun KTP Digital.
“Kami mengajak semua warga Kabupaten Garut, terutama orang tua yang memiliki anak usia 0 hingga 17 tahun kurang 1 hari, untuk segera mengurus administrasi kependudukan anak-anak. supaya semua anak di Indonesia, khususnya di Kabupaten Garut, memiliki identitas kependudukan yang lengkap dan terlindungi,” tuturnya.
Disebutkannya, berdasarkan data yang dimilikinya, baru sekitar 28 hingga 30 persen anak di Kabupaten Garut yang telah memiliki Kartu Identitas Anak.
Baca Juga: Rumah Makan Sugema Raya Garut, Rekomendasi Tempat Makan Khas Sunda Konsep Parasmanan di Garut
Maka karena itu, lanjutnya, sosialisasi ini menjadi langkah awal untuk mencapai target penerbitan KIA kepada seluruh anak di Kabupaten Garut.
Dikatakannya selain sosialisasi, dinasnya juga telah menyediakan layanan publish baby atau pelayanan untuk bayi yang baru lahir.
Hal ini sesuai dengan hak bayi untuk memiliki akta kelahiran dan Kartu Identitas Anak sejak lahir.
“Kita telah bekerjasama dengan rumah sakit, puskesmas, klinik, dan Ikatan Bidan Indonesia agar bayi lahir sesuai dengan haknya mendapatkan akta kelahiran dan mendapat kartu identitas anak, dan penerbitan Kartu Keluarga (KK), pada hari yang sama dengan kelahiran anak," ucapnya.
Ditegaskannya, semua layanan administrasi kependudukan di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Garut itu gratis.
Selanjutnya ia berharap, pada akhir tahun 2023, seluruh anak di Kabupaten Garut sudah memiliki Kartu Identitas Anak.
Menurutnya, kerjasama dengan Sabda Alam Ini merupakan kolaborasi positif antara sektor swasta dan pemerintah daerah, khususnya dalam memperkenalkan Kartu Identitas Anak.
“Alhamdulillah, Sabda Alam sangat responsif terhadap upaya ini, di mana mereka bekerja sama dengan kita dalam mempromosikan Kartu Identitas Anak dengan memberikan diskon 20% bagi anak-anak yang memiliki KIA ketika mereka mengunjungi Taman Air Sabda Alam,” imbuhnya.
Selain itu, katanya, juga untuk mendorong mereka agar merasakan dan menikmati fasilitas permainan air yang ditawarkan oleh Sabda Alam yang merupakan salah satu destinasi wisata yang menjadi kebanggaan Kabupaten Garut. (*).
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Respons PSSI Usai AFC Kasih Sanksi Gara-gara Timnas Indonesia
-
Minta Jersey Vinicius Jr, Bek Benfica Diserang Suporter
-
Keuangan Indonesia Terancam, S&P Peringatkan Kondisi Ekonomi Pemerintah RI
-
Kandidat Pengganti Thom Haye di FIFA Series 2026, Sudah Terjamin Kualitasnya!
-
7 Fakta Banjir Semarang 2026: Motor Nyaris Hanyut di Kawasan Industri Candi
-
6 Parfum Wangi Bayi di Indomaret yang Beri Kesan Segar dan Muda
-
Program Loyalitas ALL Accor, ibis Jakarta Raden Saleh Gelar Paket Buka Puasa "Semarak Sate Ramadan"
-
Ini Dia Sosok Koko Erwin, Bandar Sabu Kakap yang Diduga Setor Uang dan Narkoba ke Eks Kapolres Bima
-
Safari Ramadan ke Ponpes Abuya Muhtadi, Kaesang Pangarep Bawa Salam Jokowi dari Solo
-
Belum Kering Lisan Sri Mulyani, Kini S&P Sudah Pasang Alarm Bahaya buat Fiskal RI