Sebagai informasi, Ramayana Mall Garut berlokasi tak jauh dari Annarto Mall, tepatnya di Jalan Guntur yang jaraknya sekitar 500 meter dari mal ini. Ramayana Garut dan Annarto Mall sendiri sebenarnya dipisahkan oleh Sungai Cinunuk. Jarak keduanya yang cukup berdekatan ini juga bisa menjadi faktor lainnya yang membuat mal ini 'tak berdaya'.
Beberapa pihak seperti masyarakat pun mulai berspekulasi, 'matinya' Annarto Mall Garut ini karena konsep yang kurang matang dari pihak pengembang. Mereka menilai bangunan mal yang terhalang ruko-ruko mengurangi (akses) visibilitas masyarakat sehingga menyebabkan mal ini tidak berfungsi maksimal.
Selain itu, pemilik atau owner mal yang tersandung kasus hukum ditengarai menjadi faktor lainnya sehingga mal yang identik dengan (pusat) hiburan ini terpaksa berhenti beroperasi. Setelah dilakukan penelusuran, mal ini juga diketahui memiliki sistem bisnis yang berbeda dengan mal pada umumnya.
Annarto Mall Garut menerapkan konsep syariah, yaitu antara pemilik pusat perbalanjaan dengan para pengisi kios menggunakan sistem bagi hasil. Pelapak tidak wajib membayar sewa tempat seandainya hendak berjualan di mal ini.
Pemilik mal dan pelapak sama-sama akan mendapatkan hasil, misalnya 40 persen dari keuntungan hasil usaha pelapak untuk pemilik mal dan sisanya sebesar 60 persen langsung masuk ke kantong pengisi kios atau pelapak. Semakin banyak produk yang terjual, semakin sedikit pula (persentase) bagi hasilnya.
Hingga kini, mal ini semakin terbengkalai dan tak terurus pasca berhenti beroperasi. Penyebab pasti berhenti beroperasinya mal ini juga masih menjadi teka-teki. Masyarakat pun menyesalkan mal sebesar ini dibiarkan tak terurus begitu saja bahkan berbagai fasilitasnya pun rusak karena lama tak digunakan. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam