Pertandingan sengit akan tersaji di matchday ketiga grup B Piala Dunia 2022 antara Iran vs Amerika Serikat di Al Thumama Stadium, Doha, Qatar. Laga ini jadi penting bagi kedua tim untuk bisa meraih tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2022.
Iran saat ini berada di peringkat kedua grup B dengan koleksi 3 poin, sementara Amerika Serikat di bawahnya dengan selisih satu poin.
Namun sebelum laga dimulai, publik menyoroti pengadil pada laga Iran vs Amerika Serikat. Wasit yang memimpin dikenal sebagai musuh abadi fans Barcelona, Mateu Lahoz.
Bagi fans Barcelona sosok wasit asal Valencia ini kerap merugikan bagi klub Catalan, apalagi jika pertandingan melawan rival, Real Madrid.
Kejadian El Clasico pada 2019 tentu tak akan dilupakan oleh fans Barcelona. Ia misalnya mengabaikan pelanggaran Dani Carvajal kepada Philippe Coutinho di kotak terlarang.
Tidak hanya itu, Mateu Lahoz juga tak memberikan kartu kuning kepada tiga pemain Real Madrid yang melakukan pelanggaran kepada pemain Barcelona.
Dua pemain Real Madrid seperti dilansir dari fcbarcelonanoticias.com, Luka Modric dan Lucas Vázquez dibiarkan saat melakukan pelanggaran. Tak ada peringatan ataupun kartu kuning.
"Ia juga mengabaikan kartu merah yang harusnya diterima oleh Keylor Navas," tulis media Catalan tersebut.
Namun tidak hanya fan Barcelona yang kesal dengan Lahoz. Bagi suporter Getafe, wasit 45 tahun itu kerap memberi keputusan merugikan.
Baca Juga: Legenda Brasil Ronaldo, Seks Tidak Lebih Berharga Dibanding Menjuarai Piala Dunia
Pada April 2022 lalu dalam pekan ke-30 Laliga, Lahoz juga memberikan keuntungan bagi Real Madrid. Seperti dilansir dari sportsfinding.com, ia dianggap sebagai sosok antagonis saat Getafe melawan Real Mallorca.
Mateu Lahoz membuat pendukung Getafe berang karena dianggap membuat keputusan tak adil. Mateu memberikan penalti kepada Real Mallorca di menit akhir.
Penalti itu diberikan setelah pemain Getafe dianggap melakukan handball di kotak terlarang. Padahal dari tayangan ulang terlihat tangan pemain Getafe tak aktif untuk memegang bola.
Sejumlah pihak menyebut Mateu Lahoz adalah sosok yang cerewet dan memiliki pendekatan aneh saat memimpin pertandingan.
Mantan jurnalis Spanyol, Alfredo Relano menilai bahwa Lahoz adalah wasit yang nyentrik dan suka menarik perhatian.
Berita Terkait
-
Ekuador vs Senegal Saling Jegal Demi Satu Tiket 16 Besar, Siapakah yang akan Lolos?
-
Belanda vs Qatar: 7 Fakta Menarik, Skenario Pertandingan dan Susunan Pemain
-
Ribuan Pekerja Migran Jadi Tumbal Proyek Piala Dunia 2022, Otoritas Qatar Buka Suara: 400-500 yang Tewas
-
Wales vs Inggris: Gareth Southgate Diultimatum Mainkan Phil Foden, Jangan Kepala Batu Deh!
-
Ini Dia 5 Kandidat Top Skor Piala Dunia 2022, Adakah Jagoanmu?
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal
-
Bank Sumsel Babel Pacu Digitalisasi Keuangan Daerah, Banyuasin Percepat Implementasi KKPD
-
Di Tengah Ramai Desakan Tes Urine, Prima Salam Kembali Muncul di Acara Gerindra
-
Rp160 Miliar Diduga Tak Pernah Masuk Kas Daerah, Aktor Utama Korupsi Sungai Lalan Dibidik
-
Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026
-
Cerita Fajar Nugra Ubah Penampilan demi Film Pemikat Jiwa
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA