Gelaran Piala Dunia 2022 sudah akan memasuki babak sistem gugur. Sejauh ini sudah ada 10 negara yang akan bertanding di babak 16 besar Piala Dunia 2022.
Sepanjang perhelatan Piala Dunia 2022, sejumlah hewan digunakan untuk memprediksi pertandingan yang dihelat. Di Jepang, ada hewan jenis berang-berang, di Cina ada Panda.
Terbaru di Inggris, burung misterius digunakan untuk memprediksi hasil pertandingan Piala Dunia 2022. Yang menarik, burung yang digunakan bukan burung peliharaan namun burung yang hidup di alam bebas.
Melansir dari Express, sebuah pemasok satwa liar bernama CJ Wildlife yang berbasis di Shropshire, Inggris memanfaatkan kekuatan alam untuk memprediksi hasil pertandingan di Piala Dunia 2022.
Kekuatan alam yang dimaksud tentu saja burung-burung yang hidup di alam bebas. Lantas seperti apa burung-burung tersebut memprediksi hasil pertandingan?
Burung-burung yang menghuni di hutan dengan Shrewsbury diberikan umpan berupa tempat makan dengan jenis dan jumlah yang sama.
Tiap tempat makan itu ditempel bendera negara yang akan bertanding. Selanjutnya tempat makan tersebut ditempatkan di pepohonan.
Pihak CJ Wildlife kemudian menempatkan kamera untuk memantau tempat makan mana yang akan dihabiskan burung-burung tersebut.
"Setiap matriks prediksi akan dimulai pada pukul 10 pagi dan akan selesai pada pukul 4 sore, ketika burung-burung telah menghabiskan makanan,"
Baca Juga: Model Seksi Ini Janjikan Foto Tanpa Busana Setiap Brasil Menangkan Pertandingan di Piala Dunia 2022
"Kami akan mengumumkan tim mana yang mana saat tempat makanan kosong atau tempat mana yang tersisa lebih sedikit,"
Sejauh ini, burung-burung ini cukup tepat memprediksi hasil pertandingan Piala Dunia 2022. Setidaknya ada 4 pertandingan yang dengan tepat diprediksi oleh burung-burung tersebut.
Callum Richardson, perwakilan dari CJ Wildlife mengakui bahwa inspirasi pihaknya melakukan prediksi dengan menggunakan burung berasal dari Paul si Gurita di Piala Dunia 2010.
Saat itu Paul mampu memprediksi 12 dari 14 pertandingan dengan tepat.
"Kami bertanya-tanya seberapa jauh alam dapat berperan di dunia internasional. sepak bola, piala dunia adalah panggung dunia, kami berpikir burung-burung tersebut bisa dikasih kesempatan untuk bersinar," ujarnya.
Berita Terkait
-
Piala Dunia 2022: Masih Imbang 0-0 dengan Kroasia di Babak Pertama, Belgia Siap-siap Tersingkir
-
Ungguli Kanada 1-2 di Babak Pertama, Maroko Berpeluang Besar Tampil di Babak 16 Besar Piala Dunia 2022
-
Profil Stephanie Frappart yang Segera Ukir Sejarah, Wasit Wanita Pertama di Piala Dunia
-
Fakta Menarik dan Skenario Lolos Kosta Rika vs Jerman, Do or Die buat Der Panzer
-
Link Live Streaming Kosta Rika vs Jerman Piala Dunia 2022, Nasib Der Panzer Dipertaruhkan
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam