Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong beberkan bahwa kondisi skuat Merah Putih yang menjalankan pemusatan latihan di Bali.
Menurut pelatih asal Korsel tersebut, fisik jadi masalah para pemain Timnas Indonesia. Shin Tae-yong pun bersama jajaran pelatih fokus pada genjot fisik pemain.
Pekan pertama pemusatan latihan yang dimulai sejak Senin (28/11), Shin Tae-yong geber fisik pemain Timnas. Para pemain kerap berlatih dua kali dalam satu hari. Pagi hari berlatih di gym, lalu sorenya ke lapangan.
Dijelaskan oleh Shin Tae-yong, fisik pemain drop disebabkan mereka tak berkompetisi sejak pecah tragedi Kanjuruhan yang tewaskan 135 suporter.
"Memang dengan Liga 1 berhenti fisik semua anjlok. Karena itu latihan sekarang (polanya) pagi latihan di gym, sore latihan lari. Jadi sedikit demi sedikit (kondisi pemain) semakin membaik," jelas mantan pelatih timnas Korsel tersebut seperti dikutip dari laman PSSI.
Meski begitu kata Shin Tae-yong, para pemain timnas Indonesia mampu melahap semua program latihan dengan sangat baik.
"Memang latihan seminggu ini intensitasnya sangat tinggi dan program latihan timnas juga berjalan lancar. Para pemain mengikuti latihan dengan baik walaupun intensitasnya tinggi," jelasnya.
Pada pekan kedua, program latihan pemain juga masih terfokus pada menaikkan fisik. Program latihannya tidak akan jauh berbeda. Penguatan otot dan peningkatan fisik pemain tetap jadi fokus utama.
"Jadi saya memang sedang berusaha untuk membuat penguatan dasar karena dengan kompetisi berhenti jadi semua pemain hampir sama (kondisinya)," ungkapnya.
Sementara itu, Saddil Ramdani mengaku ia sangat kelelahan menjalani porsi latihan fisik yang diberikan oleh staf pelatih timnas Indonesia.
"Kami merasakan latihan fisik selama beberapa hari terakhir. Sangat melelahkan, tapi sangat menyenangkan juga tentunya. Saya harap ini jadi modal kami untuk meningkatkan fisik," kata Saddil
Berita Terkait
-
2 Pemain Kamboja yang Berkarier di Luar Negeri, Timnas Indonesia Patut Waspada
-
Persija Tanding Lagi, Pecinta Sepak Bola Tanah Air Bisa Pilih Tonton Liga 1 Atau Piala Dunia 2022
-
Persija Tak Diperkuat Hansamu Yama dan Syahrian Abimanyu saat Hadapi Borneo FC Malam Ini
-
Jelang Debut Bersama Persis Solo, Leonardo Medina: Saya Enjoy!
-
Link Live Streaming Persebaya vs Barito Putera di Liga 1 2022/2023
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Masuk Kerja Lagi Setelah Lebaran? Ini 7 Cara Melawan 'Magical' Biar Nggak Malas Gerak
-
Bank Sumsel Babel Ingatkan Bahaya Modus Penipuan Pasca Lebaran, Ini yang Harus Diwaspadai
-
Prancis vs Brasil: Panggung Pembuktian Kylian Mbappe Sebelum Piala Dunia 2026
-
Polemik Status Tahanan Rumah Gus Yaqut, Tersangka Korupsi Dapat Perlakuan Istimewa dari KPK?
-
Hindari Macet Tol Cipali Malam Ini, Pemudik Disarankan Keluar di Cirebon dan Lewat Pantura
-
Keluhan Pemudik Asal Bogor, Terjebak Macet Horor di Tol Cipali Malam Ini
-
'Mau Abang Culik?', Bocoran Chat Oknum Kader HMI yang Dikaitkan dengan Dugaan Pelecehan
-
Seskab Ungkap Detik-detik Prabowo Ingin Lihat Warga di Bantaran Rel: Dadakan Ingin Menyamar
-
Abdul Wahid Disidang, Publik Singgung Dinamika Politik Senggol SF Hariyanto
-
Tanpa Lencana Presiden, Prabowo Santai Sapa Warga di Bantaran Rel Senen, Janjikan Hunian Layak