Kabar perpecahan di kubu timnas Jerman santer terdengar setelah Der Panzer harus pulang lebih awal dari gelaran Piala Dunia 2022 di Qatar.
Terlalu mendominasinya pemain Bayern Munchen di skuat timnas Jerman dinilai sebagai salah satu faktor peraih 4 kali trofi Piala Dunia tersebut hanya mampu bermain di fase grup.
“Mungkin itu sebenarnya karena kurangnya lobi. Banyak pemilihan pemain yang tidak tepat untuk ikut ke Qatar,” ujar Maximilian Arnold dari Wolfsburg mengkritik sebelum Piala Dunia, dikutip dari Archysport, Jumat (9/12/2022).
Pelatih Jerman, Hansi Flick, disinyalir menjadi aktor utama yang menyebabkan pemain timnas Jerman gagal lolos ke babak 16 besar. Flick diduga lebih banyak menaruh kepercayaan kepada pemain Bayern Muenchen ketimbang pemain lainnya.
Diketahui, Flick pernah melatih Bayern Munchen selama dua musim. Dirinya tampak memboyong seluruh mantan anak asuhnya masuk ke skuat timnas Jerman.
Padahal apa yang dilakukan telah mendapat banyak sorotan sebelum Piala Dunia 2022 dimulai. Setidaknya ada beberapa pemain Bayern Munchen yang dianggap tidak memiliki performa baik selama membela klub.
Timnas Jerman diketahui tampil buruk sepanjang gelaran Piala Dunia 2022. Hansi Flick gagal membawa timnya lolos dari grup E yang diisi oleh Spanyol, Kosta Rika, dan Jepang.
Bahkan pada babak penyisihan grup, timnas Jerman hanya berhasil meraih 1 kali kemenangan melawan Kosta Rika, imbang saat bertemu Spanyol dan kalah saat melawan Jepang.
Baca Juga: Hasil Arsenal vs Lyon: The Gunners Menang, Mikel Arteta Girang
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Shin Tae-yong Resmi Dihukum 10 Tahun, Bagaimana Nasibnya di Persija Jakarta?
- 4 Zodiak yang Diprediksi Hidup Lebih Tenang dan Damai di Akhir Juli 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Wamentrans Andalkan Tim Ekspedisi Patriot Bangun Pusat Ekonomi Baru di Kawasan Transmigrasi
-
Persija Jakarta Tetap Dukung Shin Tae-yong di Tengah Sanksi KFA
-
Kaesang Incar Suara Jateng untuk PSI, Ganjar: Orang Nyalon Kok Nantang
-
4 Shio yang Menarik Keberuntungan 27 Juli 2026, Rezeki Lancar dan Karier Bersinar
-
Mengupas Chand Mera Dil: Akting Menawan Ananya Panday di Tengah Alur yang Bertele-tele
-
96 Anak di Pekanbaru Jadi Korban Kekerasan Sepanjang Januari-Juni 2026
-
Vinicius Junior Prioritaskan Bertahan di Real Madrid, Arsenal Terancam Gagal?
-
Modus Bisnis Ayam Untung Rp750 Ribu Sehari, IRT di Palembang Kehilangan Rp1 Miliar
-
9 Moisturizer untuk Memperbaiki Skin Barrier dan Bikin Kulit Glowing
-
Kisah Ibu Hamil Naik KRL Jam Sibuk: Antara "Misuh-misuh" dan Keajaiban Pin Prioritas