Alarm bahaya dinyalakan PSS Sleman usai menelan empat kekalahan beruntun di BRI Liga 1 2022/2023.
Terbaru, mereka tumbang 0-1 dari Madura United dalam laga di Stadion Manahan, Kamis (8/12/2022) sore.
Sebelumnya, tiga kekalahan beruntun sudah didera tim Super Elang Jawa, masing-masing tumbang dari Bhayangkara FC, Persikabo 1973 dan Persita Tangerang.
PSS Sleman kali terakhir merasakan kemenangan saat menang 2-1 atas Persis Solo di Stadion Maguwoharjo, 10 September silam.
Buat kami ini menjadikan alarm tersendiri. Di dua pertandingan setelah jeda kami kalah. Dari 4 gol saya pikir semua berawal dari kesalahan,” ujar pelatih kepala PSS, Seto Nurdiyantoro, Kamis (8/12/2022) sore di ruang konferensi pers stadion Manahan, Surakarta.
"Tiga gol melawan Bhayangkara juga berawal dari kesalahan sendiri, melawan Madura juga berawal dari kesalahan sendiri. Ini yang ingin kami coba perbaiki," kata Seto Nurdiyantoro dilansir dari laman resmi klub, Jumat (9/12/2022).
Coach Seto, sapaan akrabnya juga mengomentari jalannya pertandingan. Menurutnya, pertandingan berjalan tidak terlalu dalam tempo tinggi.
"Jalannya pertandingan tidak terlalu dalam tempo yang tinggi namun saling menyerang terbuka. Karena kami ingin memenangkan pertandingan agar kami bisa mendongkrak klasemen," tegas sosok yang membawa PSS Sleman promosi ke Liga 1 tersebut.
Baca Juga: Lagu Sabar Formula Geisha Bedakan Regina Poetiray dan Momo
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Trauma Masa Kecil dan Topeng Sosial dalam Novel Andreas Kurniawan
-
Persija Terusir dari Jakarta, Paulo Ricardo Tetap Pasang Target Bungkam Persib
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Cara Menyimpan Daging Kurban Agar Tidak Cepat Busuk dan Bebas Bau Tak Sedap
-
5 Sepatu Puma Lifestyle Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
-
Timnas Indonesia Lawan Oman dan Mozambik di GBK Untuk Dongkrak Ranking FIFA Juni 2026
-
Anggaran BOSDa DIY 2026 Dipangkas Rp9 Miliar, Sekolah Kecil Terancam Tak Mampu Beroperasi
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Seraut Kenangan dalam Secangkir Kopi di Kedai Tempo Doeloe Kalisat Jember
-
Alibi Ashari Cabuli Santriwati: Sebut Korban Penuh Dengki dan Harus Diobati dengan Tidur Bareng