Ada satu fakta menarik soal kapten tim nasinal Maroko di Piala Dunia 2022, Hakim Ziyech.
Pemain Chelsea tersebut ternyata memiliki sisi dermawan yang jarang mendapat sorotan publik.
Hakim Ziyech disebut tak pernah mengambil uang seperserpun saat membela timnas Maroko. Ziyech mengalokasikan haknya tersebut untuk orang miskin di negaranya serta staf tim Maroko.
Informasi ini disampaikan oleh akun centang biru Twitter @KhaledBeydoun.
Menurut akun tersebut, hal ini sudah dilakukan Hakim Ziyech sejak 2015.
"Bintang Maroko Hakim Ziyech tidak pernah mengambil satu dolar pun saat bermain untuk negaranya (sejak 2015),"
"Dia menyumbangkan semuanya untuk staf tim dan keluarga miskin di Maroko," tulis akun tersebut.
Aksi dari Hakim Ziyech ini jarang mendapat sorotan publik. Di sejumlah media barat, lebih banyak yang mengulas soal sisi negatif dari Ziyech.
Pada babak perempatfinal melawan Portugal dinihari tadi, sejak menit ke-82, Maroko bermain tanpa Hakim Ziyech yang digantikan.
Baca Juga: Maroko Lolos ke Semifinal, Umat Muslim Dunia dari Garut hingga Jalur Gaza Ikut Merayakan
Tak hanya Ziyech yang jadi kapten kedua tim, Maroko tadi malam juga sejak menit ke-82, tak diperkuat kapten pertama mereka, Romain Saiss yang juga diganti.
Namun mental pemain Maroko begitu tangguh. Mereka mampu mengakhiri pertandingan dengan skor 1-0 lewat gol tunggal Youssef En Nesyri.
Berita Terkait
-
Maroko Lolos ke Semifinal, Umat Muslim Dunia dari Garut hingga Jalur Gaza Ikut Merayakan
-
Profil Youssef En-Nesyri, Bintang Kemenangan Maroko Atas Portugal di Perempat Final Piala Dunia 2022
-
Gema Sholawat Nabi dari Garut Iringi Perjuangan Maroko hingga Tembus Semifinal Piala Dunia 2022
-
Inggris Dikalahkan Prancis, Gareth Southgate Tak Mau Salahkan Harry Kane
-
Menang Lawan Portugal, Pelatih Maroko Sebut Bukan Keajaiban: Ini Buah Kerja Keras
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam