Argentina sukses melaju ke babak final Piala Dunia 2022. Pada babak semifinal melawan Kroasia, Rabu (14/12) dinihari WIB, Argentina meraih kemenangan tiga gol tanpa balas.
Tiga gol kemenangan Argentina dicetak oleh Lionel Messi pada menit ke-34 lewat eksekusi penalti, dua gol lainnya dicetak oleh Julian Alvarez di menit ke-39 dan 69.
Ini untuk kali keenam, tim Tango melaju ke final Piala Dunia sepanjang sejarah keikutsertaan mereka. Pada lima edisi sebelumnya, 2 kali mereka juara, tiganya hanya menjadi runner up.
Perjalanan Argentina di Piala Dunia 2022 dibilang cukup mirip dengan tim Matador Spanyol saat menjadi juara Piala Dunia 2010.
Saat menjadi juara Piala Dunia 2010, Spanyol menderita kekalahan di matchday pertama babak fase grup. Saat itu, Spanyol ditekuk Swiss dengan skor 0-1.
Sementara Argentina di Piala Dunia 2022 sempat dipandang sebelah mata pasca kekalahan 1-2 dari Arab Saudi di matchday pertama babak fase grup C.
Kekalahan 1-2 dari Arab Saudi membuat Argentina mendapat cemooh dan dianggap akan tersingkir di babak fase grup. Kemenangan Arab Saudi juga jadi salah satu hal paling mengejutkan di gelaran Piala Dunia 2022.
Pasca kekalahan dari Arab Saudi, Argentina mulai bangkit. Dua laga sisa grup C, tim Tango menyapu bersih kemenangan dan skor meyakinkan 2-0.
Tim Tango pun bisa lolos dari fase grup dan selanjutnya mengalahkan lawan-lawan di babak 16 besar, perempat final hingga semifinal.
Baca Juga: Model Seksi Ini Pernah Janjikan Berlari Telanjang Jika Argentina Juara Piala Dunia
Menariknya, Spanyol saat jadi juara Piala Dunia 2010 di fase knock out tertatih dan hanya menang-menang tipis. Menang 1-0 atas Portugal di babak 16 besar, kalahkan Paraguay 1-0 di babak perempat final dan kembali menang 1-0 atas Jerman di babak semifinal.
Sementara Argentina pada fase knock out Piala Dunia 2022 juga terbilang mirip dengan Spanyol. Menang dengan tertatih-tatih. Menang 2-1 atas Australia di babak 16 besar, kalahkan Belanda di babak adu penalti.
Bahkan saat melawan Belanda, Argentina sempat unggul dua gol terlebih dahulu sebelum dibobol dua gol di menit-menit akhir babak kedua. Beruntung di babak penalti, Lionel Messi dkk beruntung.
Baru di babak semifinal, tim Tango tunjukkan penampilan meyakinkan dengan mengalahkan Kroasia tiga gol tanpa balas. Skor paling besar yang diukir Argentina selama Piala Dunia 2022.
Berita Terkait
-
Resmi! Lionel Messi Umumkan Qatar 2022 Jadi Piala Dunia Terakhirnya: Semoga Berakhir Baik
-
Luka Modric: Semoga Messi Bawa Argentina Menang Piala Dunia 2022, Dia Pemain Terbaik dalam Sejarah
-
Luis Suarez: Lionel Messi Pemain Terbaik di Dunia, Luar Biasa Temanku!
-
Profil Pelatih Lionel Scaloni yang Sukses Antar Timnas Argentina ke Semifinal Piala Dunia 2022
-
Menengok Musala di Stadion-stadion Piala Dunia 2022
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI
-
Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard