Zlatko Dalic gagal ulangi capaiannya bersama Krosia di Piala Dunia 2018 dengan melaju ke babak final. Pada babak semifinal Piala Dunia 2022, Kroasia kalah 0-3 dari Argentina, Rabu (14/12).
Meski Kroasia gagal melangkah ke babak final Piala Dunia 2022, capaian dari Luka Modric dkk tetap layak diancungi jempol.
Langkah Kroasia di Piala Dunia 2022 cukup konsisten dan tampilkan permainan yang sangat menghibur. Zlatko Dalic dianggap mampu tunjukkan kapasitas dan kemampuannya sebagai pelatih mumpuni.
Sebagai pelatih, Dalic memang punya peran besar di balik kehebatan Kroasia di dua edisi Piala Dunia, 2018 dan 2022. Ada satu cerita menarik dari pelatih satu ini yakni soal kesalehan dirinya menjalankan agama Kristen.
Agama bagi Zlatko Dalic merupakan salah satu pilar paling fundamental baginya untuk membangun tim yang dilatihnya. Salah satu media Argentina, Tyc Sports, Dalic disebut putra Altar yang mampu membangun tim nasional Kroasia.
Sisi Kristen tak pernah ditinggalkan oleh Dalic selama menjadi pelatih. Setiap memberi komentar, Dalic pun selalu mengingat dan percaya ada peran Tuhan dalam capaiannya.
"Semua yang telah saya capai dalam hidup saya dan dalam karier profesional saya, saya berutang pada iman saya dan saya berterima kasih kepada Tuhan yang terkasih," jelas Dalic seperti dilansir dari Tyc Sports.
Salah satu hal sederhana yang tunjukkan Dalic adalah seornag Kristen yang taat adalah ia selalu membawa kalung Rosario di saku bajunya setiap mendampingi Kroasia dari pinggir lapangan.
"Saya selalu membawa satu rosario bersama saya dan ketika saya saya merasa seperti sedang melalui masa sulit, saya akan meletakkannya (kalung Rosario) di tangan saya," ungkapnya.
Baca Juga: 4 Rekor Lionel Messi Usai Kalahkan Kroasia di Semifinal Piala Dunia 2022
"Saat saya berpegang teguh, dan kemudian semuanya terasa lebih mudah," lanjutnya.
Zlatko Dalic pun mengaku bahwa ia memang putra Altar. Dalic bercerita bahwa saat kecil, di rumah orang tuanya dulu terdapa sebuah biara dan ia selalu senang saat melaksanakan misa.
"Di sebelah rumah orang tua saya, ada Biara Fransiskan di Gorica. Sebelumnya, di waktu yang berbeda, saya adalah putra Altar, saya senang pergi ke misa dan ibu saya mengajari dan meneguhkan iman Kristen saya," jelasnya.
Berita Terkait
-
Link Live Streaming Prancis vs Maroko di Semifinal Piala Dunia 2022
-
Ada Peran Emak-emak Perokok, Ternyata Ini Sejarah Penamaan Maroko
-
Melaju ke Final Piala Dunia 2022, Argentina Sangat Mirip dengan Spanyol Saat Juara Piala Dunia
-
5 Penyebab Kroasia Dihajar Argentina di Semifinal Piala Dunia 2022
-
Statistik Argentina di Final Piala Dunia: Lima Kesempatan, Dua Kali Juara, Bagaimana Tahun Ini?
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal
-
Bank Sumsel Babel Pacu Digitalisasi Keuangan Daerah, Banyuasin Percepat Implementasi KKPD
-
Di Tengah Ramai Desakan Tes Urine, Prima Salam Kembali Muncul di Acara Gerindra
-
Rp160 Miliar Diduga Tak Pernah Masuk Kas Daerah, Aktor Utama Korupsi Sungai Lalan Dibidik
-
Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026
-
Cerita Fajar Nugra Ubah Penampilan demi Film Pemikat Jiwa
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA