Kehebatan Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi di era sepakbola saat ini sudah tak ada lagi yang meragukan. Usai Lionel Messi merengkuh Piala Dunia 2022, perdebatan siapa GOAT sudah berakhir.
La Pulga yang layak mendapat predikat itu. Sepanjang kariernya, Lionel Messi sudah melengkapi trofi yang ia raih, mulai dari gelar juara kompetisi lokal, LaLiga, Liga Champions, Copa America dan tahun ini Piala Dunia 2022.
Bagi sebagian orang, menganggap Lionel Messi seperti bukan penduduk bumi karena memiliki skill di atas rata-rata pesepak bola lain. Selain GOAT, Messi sering dianggap sebagai alien. Ronaldo pun mendapat julukan itu.
Penyebutan Messi atau Ronaldo sebagai alien juga didasari oleh banyak faktor. Seperti Messi misalnya, bagaimana mungkin bocah yang masa kecilnya memiliki kelainan hormon bisa jadi pesepakbola terbaik dunia saat ini.
Pun dengan seorang Ronaldo yang masa kecilnya sering mendapat perlakuan tak manusiawi dari sang bapak bisa menjelma jadi pemain terhebat di dunia.
Apa yang bisa membuat Ronaldo dan Messi jadi pesepak bola seperti saat ini?
Jika memang benar mereka 'alien' maka sebenarnya Messi dan Ronaldo bisa diciptakan oleh akademi-akademi sepakbola. Caranya dengan pertama menganalisis gerakan, dikutip dari fourfourtwo.com pesepak bola seperti Ronaldo atau Messi bisa diciptakan melalui analisis gerakan si pemain.
Lee O'Neill, kepala ilmu olahraga di Ipswich Town Academy menyebut ada ilmu yang mampu mengukur dan menilai secara matematis gerakan pemain saat bermain di lapangan hijau.
"Melalui Analisis gerakan dengan ilmu motion capture qualisys, kita mampu mengukur apa yang membuat Lionel Messi bisa sehebat ini," kata O'Neill.
Kedua melalui alat pengukur paru-paru. untuk meningkatkan kecepatan seorang pesepakbola dalam hal berlari, metode High Intensity Interval Training (HIIT) harus diterapkan oleh klub profesional.
Nantinya metode ini akan bisa mengeluarkan analisis terkait berapa lama tubuh pemain menggunakan oksigen untuk energi mereka selama 90 menit bermain.
Dan yang terakhir soal intelegensia. Penelitian menyebutkan bahwa sistem sensorik pada otak manusia dengan cepat menghasilkan rangsangan visual dan akustik.
Pemain hebat akan tahu kapan ia harus mengoper bola, kapan ia harus melewati pemain lawan sampai kapan ia harus manfaatkan celah kecil untuk mencetak gol.
Berita Terkait
-
Heboh! Aksi Nekat Wanita Rambut Pirang Telanjang Dada Rayakan Kemenangan Argentina
-
La Albiceleste Juara Piala Dunia 2022, Siapa Ketum PSSI-nya Argentina, Kok Gak Terkenal?
-
Top! Ridwan Kamil Kasih Prediksi Jitu Argentina Juara Piala Dunia 2022 Lewat Adu Penalti
-
Dramatis! Mbappe Cetak Brace, Prancis vs Argentina Lanjut Babak Tambahan Waktu
-
Mengenal Lali Esposito yang Nyanyikan Lagu Kebangsaan Argentina di Final Piala Dunia 2022, Seorang Aktivis Feminisme
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Harga CPO KPBN Terkoreksi di Level Rp14.345/kg, Bursa Malaysia Melemah
-
Tampil Berkarisma! Kim Ji Won Jadi Dokter Antihero di Drama SBS Baru
-
5 Klub Super League yang Masih Andalkan Penjaga Gawang Lokal
-
Krisis Pemain Bintang, John Herdman Bisa Orbitkan 6 Debutan di FIFA Series 2026
-
Panglima TNI Rombak Besar-besaran: 12 Jenderal AD Dimutasi, Salah Satunya Jampidmil
-
Adaptasi Korea Novel Keigo Higashino Gaet Kim Hye Yoon dan Lee Chae Min?
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Lee Jung Ha Absen, Ini Wajah Baru yang Siap Gabung di Moving 2
-
23 Kode Redeem FC Mobile 11 Februari 2026: Siapkan Lamine Yamal dan Olise 117
-
Nivea Hijab Run 2026: Ajang Lari Unik yang Mendorong Perempuan Berani Melangkah Penuh Percaya Diri