- Pasar CPO domestik mengalami kontraksi pada Selasa (10/2/2026) dengan harga lelang withdraw akibat penawaran rendah.
- Harga CPO di Bursa Malaysia Derivatives juga melemah untuk kontrak April 2026, dipicu kekhawatiran data ekspor yang turun.
- Sentimen pasar negatif diperkuat oleh penurunan harga minyak nabati pesaing di bursa Dalian dan Chicago.
Suara.com - Pasar minyak sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) domestik mengalami kontraksi pada perdagangan Selasa (10/2/2026).
Berdasarkan data PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN), lelang harga CPO berakhir dengan status withdraw (WD) setelah penawaran tertinggi hanya menyentuh angka Rp14.345/kg.
Angka tersebut menunjukkan penurunan sebesar Rp155/kg atau merosot sekitar 1,07% jika dibandingkan dengan penawaran tertinggi pada hari sebelumnya, Senin (9/2), yang masih bertengger di level Rp14.500/kg.
Kondisi pasar yang cenderung lesu terlihat dari selisih antara harga pembukaan dan penawaran akhir di dua titik utama:
Franco Dumai: Dibuka pada level Rp14.400/kg, namun berakhir WD dengan tawaran tertinggi di Rp14.345/kg.
Loco Pelaihari: Dibuka dengan harga Rp13.846/kg, tetapi juga mengalami WD dengan tawaran puncak hanya mencapai Rp13.123/kg.
Sejalan dengan kondisi di Indonesia, harga CPO di Bursa Malaysia Derivatives juga menunjukkan tren pelemahan. Mengutip laporan Reuters, harga kontrak acuan untuk pengiriman April 2026 ditutup turun RM63 atau sekitar 1,51% ke level RM4.097 per ton.
Koreksi harga ini terjadi tepat setelah Malaysian Palm Oil Board (MPOB) merilis data statistik terbaru. Laporan tersebut mengungkapkan bahwa stok minyak sawit Malaysia pada Januari 2026 menyusut sebesar 7,72% secara bulanan.
Meskipun stok mengalami penurunan pertama dalam 11 bulan terakhir akibat lonjakan ekspor dan rendahnya produksi, pelaku pasar tampaknya lebih mengkhawatirkan data ekspor terbaru.
Baca Juga: Kelapa Sawit: Sama-sama Pohon, tapi Tak Bisa Gantikan Fungsi Hutan
Berdasarkan catatan AmSpec Agri Malaysia, ekspor sawit periode 1–10 Februari turun drastis 14,3% menjadi 399.995 ton dibandingkan periode yang sama di bulan Januari.
Sentimen negatif juga datang dari persaingan harga minyak nabati di pasar internasional. Bitcoin-nya komoditas pangan ini ikut tertekan oleh pergerakan harga di bursa Dalian dan Chicago:
Di Dalian Commodity Exchange, kontrak minyak kedelai menyusut 0,3% dan minyak sawit melemah 0,69%.
Di Chicago Board of Trade, harga minyak kedelai terkoreksi sebesar 0,64%.
Pelemahan harga minyak nabati pesaing ini memaksa harga CPO untuk melakukan penyesuaian agar tetap kompetitif di pasar ekspor global.
Berita Terkait
-
Kejagung Tetapkan 11 Tersangka Kasus Korupsi Ekspor CPO, Kerugian Negara Capai Rp 14 Triliun
-
BPDP Akui Produktivitas Sawit Indonesia Kalah dari Malaysia
-
Mendag Ungkap Harga CPO Hingga Batu Bara Anjlok di 2025
-
Gebrakan Dedi Mulyadi: Jabar Haramkan Penanaman Sawit Baru, Ancam Krisis Air
-
Petani Soroti Kebijakan Biodiesel Justru Bisa Rusak Ekosistem Kelapa Sawit
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Target Harga BBTN, Usai Laba Bersih Saham BTN Lampaui Ekspektasi
-
Rupiah Menguat, Dolar AS Turun ke Level Rp16.775
-
IHSG Betah di Level 8.100 pada Rabu Pagi, Cek Saham-saham Pilihan
-
Harga Pangan Nasional Hari Ini: Cabai Merah Besar Meroket
-
Harga Emas Antam Terkoreksi Tipis, Akumulasi Penguatan Tetap Tinggi
-
Daftar Saham Lepas Gembok BEI Hari Ini, Bisa Diperdagangkan IHSG
-
Antisipasi Cuaca Ekstrem Selat Bali, KSOP Siapkan Rencana Buka - Tutup Pelabuhan
-
Permudah Mobilitas Kendaraan Listrik, PLN Operasikan 4.655 SPKLU Sepanjang 2025
-
Kebutuhan Konsumsi Naik, Penyaluran Pinjaman di Hari Lebaran dan Puasa Meningkat
-
MSCI Rilis Update: INDF Turun Kelas, Ini Saham-saham yang Didepak Keluar List