Salah satu artis Onlyfans asal Brasil, Kerolay Chaves mengaku bahwa selama gelaran Piala Dunia 2022, ia merugi. Hal ini lantaran laki-laki lebih banyak fokus pada sepak bola.
Kerolay Chaves yang mendapat julukan Peri Putih di platform Onlyfans mengeluh selama turnamen di Qatar tersebut, pelanggannya tak ada yang membeli konten dewasa miliknya.
Menurut Kerolay, pendapatannya di Onlyfans selama Piala Dunia 2022 turun sampai 60 persen.
"Saya tidak punya tim favorit, kemenangan terbesar saya adalah mendapat perhatian dari kaum laki-laki," ujarnya melansir dari The Sun.
Meski mengaku tak mempunya tim favorit, sebagai model seksi asal Brasil, Kerolay mengaku bahwa tetap bersedih karena Selecao harus tersingkir di Piala Dunia 2022.
Ditambahkan Kerolay, bahwa pelanggannya selama Piala Dunia 2022 lebih banyak menghabiskan uang untuk bermain judi bola.
"Mereka lebih suka sepak bola daripada seks. Mereka bertaruh lebih banyak daripada membayar konten saya," ungkapnya.
Setelah gelaran Piala Dunia 2022 usai, Kerolay berharap bahwa pendapatannya di Onlyfans bisa kembali normal.
"Mari kita lihat apakah mereka kembali memilih wanita daripada melihat sepak bola," kata Kerolay.
Baca Juga: Trafik Situs Porno Melonjak Pasca Kekalahan Inggris di Piala Dunia 2022, Suporter Mencari Hiburan
Berita Terkait
-
Karim Benzema Tiba-tiba Unfollow IG Pemain Timnas Prancis, Ada Apa?
-
Video Ruang Ganti Prancis di Final Piala Dunia 2022, Mbappe Emosi: Berhenti Bermain Bodoh!
-
Cristiano Ronaldo Sindir Messi: Juara Bareng Portugal Lebih Sulit Ketimbang Bersama Argentina
-
Durian Runtuh! Timnas Argentina Dapat Tambahan Hadiah 10 Juta Dolar AS Usai Juara Piala Dunia 2022
-
Profil Maxi Rodriguez, Eks Liverpool yang Jadi Kitman Timnas Argentina
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026