Sejak program naturalisasi gencar dilakukan Timnas Indonesia pada periode 2010, jumlah pemain asing yang mendapat kewarganegaraan Indonesia terus meningkat.
Sejumlah pemian asing yang berkarier di Liga Indonesia mendapat kesempatan untuk mendapat status warga negara Indonesia (WNI).
Mereka yang dinaturalisasi tidak hanya berasal dari Belanda atau negara lain di Eropa. Setidaknya ada lebih dari 10 pemain dari benua Afrika yang mendapat status WNI.
Ada yang akhirnya membela Timnas Indonesia seperti striker Osas Saha atau pemain Nigeria, Greg Nwokolo.
Namun banyak juga pemain asal Afrika yang hanya mendapat status WNI namun tak pernah membela Timnas Indonesia. Siapa saja mereka? Berikut ulasannya:
Bruno Casimir
Nama bek asal Kamerun Bruno Casimir pada Maret 2022 lalu jadi sorotan publik sepak bola Indonesia.
Pemain yang mendapat status WNI itu dianggap terlibat match fixing pada pertandingan Liga 3 musim 2021-22.
Bruno Casimir yang saat itu memperkuat PS Siak dianggap membiarkan pemain Serpong City, Yohanes Gula mencetak gol.
Aksi Bruno ini sempat viral di laman media sosial dan membuat publik sepak bola Indonesia berang.
Baca Juga: Salip Manchester City di Klasemen, Fans Newcastle Boleh Bermimpi soal Juara Liga Inggris Sekarang
Namun dari penyelidikan Komisi Displin PSSI tidak ditemukan indikasi bahwa Bruno Casimir melakukan tindakan match fixing.
Bruno Casimir ialah bek kawakan yang cukup lama bermain di Liga Indonesia. Sejumlah klub besar Indonesia pernah ia bela seperti Arema, Sriwijaya, PSS hingga Persis Solo.
Zoubairou Garba
Selanjutnya ada nama Zoubairou Garba. Ia adalah pemain kelahiran Bertoua, Kamerun yang mendapat status WNI pada 2019.
Sama sepertu Bruno Casimir, Garba sudah cukup lama bermain di Liga Indonesia. Lebih dari 13 tahun, Garba malang melintang di sejumlah klub Indonesia.
Klub pertama di Indonesia ialah PSIS Semarang pada 2006. Ia mengoleksi 55 caps bersama tim Mahesa Jenar. Pada 2020, ia sempat bermain di Persebaya Surabaya. Terakhir ia tercatat bermain di Liga Malaysia bersama Perak.
Godstime Ouseluka Egwuatu
Godstime Ouseluka Egwuatu atau yang biasa dipanggil Olisa pada 2019 menjadi pemain yang mendapat status WNI.
Berita Terkait
-
Pesona Kecantikan Istri Teerasil Dangda, Phusita Polrak, Mantan Diva United
-
Tak Kenal Lelah! Tiba di Jakarta, Timnas Indonesia Langsung Gelar Latihan
-
Tak Puas Jebol Gawang Brunei, Gelandang Timnas Indonesia Ini Bertekad Tampil Lebih Baik di Laga Kontra Thailand
-
Timnas Indonesia vs Thailand, Shin Tae-yong Siapkan Kejutan untuk Tim Gajah Perang
-
Profil Teerasil Dangda Bomber Thailand yang Paling Sering Bobol Gawang Timnas Indonesia
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
IHSG Diproyeksi Menguat Besok, Ini Saham yang Bisa Dipantau
-
Produk RI Makin Dilirik Asing, UMKM Perak Lokal Tembus Tiga Negara
-
Lowongan 94 Nakes di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Rekrutmen Dibuka Agustus
-
BNI Wujudkan Mimpi Pasangan Miliki Rumah Pertama Setelah 14 Tahun Menikah
-
Kevin Hardino dan Rachel Kesyah Aurellia Terpilih Jadi Bujang Gadis Palembang 2026
-
BNI Perkuat Akses Hunian Masyarakat Lewat Akad Massal 62.710 KPR Rumah Subsidi
-
Leo/Daniel Jadikan Gelar Juara Taipei Open 2026 Sebagai Kado Ultah
-
Anak Petani Banyumas Raih Predikat Lulusan Terbaik IPDN, Presiden Sematkan Tanda Pangkat
-
Gantung Sepatu Demi Keluarga, Eks Sprinter Asian Games Comeback di Lintasan Aspal
-
Belajar dari Kerja Praktik: Coding Terbaik Adalah yang Mampu Menyelesaikan Masalah Nyata