Asisten pelatih Mano Polking, Luis Viegas menceritakan menit-menit mencekam yan dialami oleh pemain Thailand saat mendapat serangan suporter di sekitaran Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada 29 Desember 2022.
Seperti diketahui, sebelum pertandingan Piala AFF 2022 melawan Timnas Indonesia di SUGBK terjadi insiden penyerangan bus Thailand oleh para suporter.
Kepada media Portugal, Tribuna, Luis Viegas menceritakan menit-menit mencekam yang ia dan para pemain Thailand alami saat itu.
"Ada sebuah keanehan sebelum kami berangkat menuju ke stadion. Biasanya perjalanan hanya menempuh waktu 10 menit untuk sampai ke sana. Tapi kami terhambat 45 menit karena ada gerombolan suporter menghadang kami," ceritanya.
"Saat berangkat menuju ke stadion, kami melihat semacam gerobak pemukul di depan bus. Saat kita berangkat di tengah perjalanan biasanya 5 menit setela keluar hotel, saya yang bertanggung jawab sadar bawah ada polisi telah menempuh jalan yang berbeda. Saya bertanya kepada pejabat Indonesia dan dia tidak tahu,"
"Tiba-tiba bus berhenti dan mereka mulai menyerang. Saya berada di depan bus, saya berada di area yang paling banyak terdapat supoter di luar. Lalu kaca jendela pecah dan mereka mencoba masuk lewat pintu sopir,"
"Banyak pemuda yang menutupi wajah dan mata mereka, lalu mengulurkan jari tengah ke arah kami. Jelas aku terganggu," tambah Viegas.
Dalam pengakuannya, Viegas juga mempertanyakan keberadaan polisi yang harusnya mengawal bus tim nasional Thailand.
"Dalam video yang saya ambil terlihat bagaimana ada mobil polisi tapi mereka tak punya personel lebih dan hanya terdiam. Jelas suporter datang mengintimidasi kami,"
Baca Juga: Bus Thailand Diserang Suporter, Luis Viegas: Masih Layak Indonesia Tuan Rumah Piala Dunia U-20?
Viegas menegaskan bahwa ia sama sekali tak terima dengan kondisi tersebut dan berjanji akan melapor semua itu ke FIFA. Langkah Viegas kabarnya mendapat dukungan dari PSSI-nya Thailand yang juga akan melapor ke FIFA.
Berita Terkait
-
Bus Thailand Diserang Suporter, Luis Viegas: Masih Layak Indonesia Tuan Rumah Piala Dunia U-20?
-
Justin Hubner, Ivar Jenner dan Rafael Struick Siap Dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia U-20
-
Keberadaan Jordi Amat di Piala AFF 2022 Jadi Sorotan Media Spanyol: Dia Pangeran dari Indonesia!
-
Indonesia Tidak Lawan Vietnam di Semi Final Piala AFF 2022, Jika 2 Hal Ini Terjadi
-
Spaso Ungkap Keuntungan Filipina yang Bisa Sulitkan Timnas Indonesia
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Terdeteksi 198 Titik Panas di Riau, Terbanyak Kedua se-Sumatera
-
Sudahi Kebiasaan Doomscrolling! Tak Semua Hal di Internet Perlu Diikuti
-
Ikan Sungai Batanghari Makin Hilang, dari 300 Spesies Kini Tinggal 135
-
Kapolri Jadi Anggota Tapak Suci, Dinilai Sebagai Langkah Perkuat Pemerintahan Prabowo-Gibran
-
6 Tahun Penantian Jakmania Berakhir! Persija Bakal Jamu Persib di GBK, Catat Tanggalnya
-
Karhutla Meluas 10 Hektare di Kobar, Asap Mulai Dekati Bandara Pangkalan Bun
-
Cara Dapat Cashback Tiket Whoosh Pakai BRImo
-
Polisi Dalami Sosok Febrio Adiono di Kasus Kematian Sutrimo
-
Karhutla Sumsel Tembus 909 Kejadian, Indikasi Luas Terdampak 664,87 Hektare
-
Lokasi Koperasi Desa Merah Putih Dinilai Aneh, Wamenkop Farida Farichah Ungkap Alasannya