Suara.com - Seorang perempuan diet ASI setelah dicampakkan kekasihnya lantaran dianggap terlalu gemuk. Diet ASI dijalani, karena Bianca Collins yakin dapat menurunkan bobotnya untuk mendapatkan tubuh ideal.
Ia mengaku depresi karena pacarnya memutuskan hubungan secara sepihak 3 tahun lalu. Atas kejadian itu kehidupan seksualnya hancur, ia bermasalah dengan lemak yang mengendap di tubuh.
Untuk mendapatkan berat badan ideal Bianca telah menghabiskan uang sebesar 3.500 poundsterling atau sekitar Rp 65 juta untuk membeli ASI orang lain yang sudah dibekukan. Ia melakukan diet ASI atas saran temannya yang seorang personal trainer.
Perempuan 30 tahun asal Morley, Leeds itu mengalami perubahan bentuk tubuh secara signifikan. Ukuran pakaiannya berubah dari 8 menjadi 12 setelah sering menghabiskan 400 gram cokelat Nutella setiap hari, ditambah donat, cokelat dan cheesecake, serta camilan lainnya.
"Saya sangat terpukul ketika mantan menyalahkan berat badan saya atas kacaunya hubungan kami. Saya sangat terpukul, merasa jelek, gemuk, dan kehilangan kepercayaan diri. Saat itu saya berada di titik terendah," ungkap Bianca Collins seperti dilansir Mirror.
Lantas, bagaimana kisah selanjutnya hingga akhirnya Bianca Collins memutuskan diet ASI yang diyakininya dapat menurunkan berat badan? Baca selengkapnya di HiMedik.com.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?