Suara.com - Badan kesehatan dunia, WHO mencatat lebih dari 1,4 miliar orang dewasa mengalami obesitas atau kelebihan berat badan. Dan setiap tahun ada 2,8 juta orang meninggal akibat obesitas. Obesitas kini memang menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi di dunia.
Obesitas dapat memicu komplikasi berbagai penyakit, seperti diabetes, hipertensi, jantung, gangguan hati, bahkan kanker yang bisa menyebabkan kematian.
Cukup mengerikan bukan? Tapi Sebenarnya obesitas bisa diatasi dengan gaya hidup yang sehat, yakni dengan mengasup makanan dengan gizi seimbang, olahraga secara teratur dan mengkonsumsi suplemen nutrisi.
"Banyak orang belum mengerti apa faktor penyebab seseorang terkena obesitas. Sejak tahun 1998, obesitas telah disebut sebagai penyakit. Maka dari itu, mulailah dengan gaya hidup yang sehat, sebelum umur Anda semakin tua," ujar Vice President of Worldwide Nutrition Training Herbalife, dr. Rocio Medina di sela peluncuran Tur Kesehatan Asia Pasifik, Kamis (17/5/2014) di Jakarta.
Lewat program ini Herbalife ingin berperan aktif untuk membantu masyarakat mengatasi masalah kesehatan dengan mewujudkan gaya hidup sehat. Menjalani gaya hidup yang sehat mulai dari sekarang, maka manfaat akan terasa sampai pada 10 tahun mendatang.
Tur ini akan mengunjungi 30 kota di Indonesia, Australia, Selandia Baru, Korea Selatan, Jepang, Taiwan, Hong Kong, Makau, Singapura, India, Malaysia, Filipina, Thailand, Vietnam dan Kamboja.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
Terkini
-
Konsultasi Kesehatan Pakai AI? Waspada Halusinasi Medis yang Berbahaya
-
Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja
-
Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo
-
Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!
-
Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas
-
Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak
-
Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik
-
Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks
-
Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin
-
Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala