Suara.com - Sebagian besar perempuan di Indonesia masih menganggap osteoporosis (penurunan massa tulang) sebagai kondisi yang normal karena disebabkan penuaan atau usia lanjut, bukan karena menopause.
"Sebenarnya osteoporosis bisa dicegah sejak dini," kata dokter Ichnandy Arief Rachman pada Seminar Solusi Hidup Sehat, Bahagia dan Berguna di Usia Tua di Jakarta, Minggu (4/5/2014).
Arief Rachman mengatakan, pencegahan dapat dilakukan dengan mengurangi aktivitas fisik yang berat, terpapar matahari terutama pada pagi hingga pukul 09.00 dan sore hari untuk pemenuhan vitamin D. Asupan kalsium yang tepat sesuai kebutuhan tubuh, haid teratur serta perbaikan gaya hidup yaitu tidak merokok dan mengkonsumsi alkohol.
Kata dia, biasanya osteoporosis sering dialami perempuan usia lanjut atau yang sudah menopause, tapi saat ini banyak ditemukan osteoporosis pada usia lebih muda karena gaya hidup yang salah.
"Secara etnik kulit putih lebih tinggi mengalami osteoporosis dan di Asia juga menunjukkan kondisi yang tidak jauh berbeda dari kulit putih di mana dua dari lima perempuan di Indonesia terancam osteoporosis," tutur dia.
Osteoporosis menyerang tanpa gejala klinis terutama pada tiga tempat yang rawan patah yaitu pergelangan tangan, pinggul dan tulang belakang.
"Perempuan yang ibunya osteoporosis, diketahui cadangan kalsiumnya lebih rendah 70 persen dibandingkan yang tidak osteoporosis," tambah dokter bagian kebidanan dan penyakit kandungan Rumah Sakit Gatot Subroto tersebut.
Di usia 50 tahun ke atas, wanita yang sudah menopause membutuhkan kalsium sebanyak 1.200 mg pe hari. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Di Balik Operasi Lutut: Pakai Robot Hingga Kopi Bikin Osteoporosis?
-
Konsumsi Kopi Berlebih Bisa Berdampak pada Kesehatan Tulang Lansia
-
6 Jenis Makanan Terbaik untuk Mencegah Tulang Rapuh di Masa Depan
-
50 Persen Penduduk Indonesia Berisiko Osteoporosis, Kenapa Gen X Paling Terancam?
-
Rahasia Tulang Kuat Sejak Dini, Cegah Osteoporosis di Masa Tua dengan Optimalkan Pertumbuhan!
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
Pilihan
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia