Suara.com - Seorang warga Indonesia asal Makasar, Sulawesi Selatan, yang sedang berada di Arab Saudi dalam rangka ibadah umrah, diketahui positif menderita penyakit Middle East Respiratorty Syndrome (MERS), demikian dilaporkan konsulat jenderal Indonesia di Jeddah, Arab Saudi, dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Minggu (11/5/2014).
Warga Indonesia yang bernama Jumallang Kaneng Leijja itu dirawat di Rumah Sakit King Fahd, Jeddah sejak 28 April silam. Lelaki berusia 84 tahun itu diantar ke rumah sakit oleh putranya, Syafrudin dan perwakilan perusahaan travel yang membawa mereka ke Tanah Suci.
"Menurut penjelasan pihak rumah sakit dan dokter yang menangani kondisi kesehatan, pasien menunjukkan perkembangan membaik selama perawatan," bunyi pernyataan bertanggal 9 Mei 2014 itu.
Sementara itu pihak rumah sakit juga berencana memeriksa Syafrudin pada Minggu, untuk memastikan yang bersangkutan tidak menderita virus mematikan yang sedang merebak di Arab Saudi itu.
Jumallang sendiri tiba di Arab Saudi pada 15 April dan seharusnya pulang ke Tanah Air pada 25 April.
Sebelumnya pada Sabtu (10/5/2014), Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi, mengatakan bahwa seorang tenaga kerja asal Indonesia bulan lalu meninggal akibat MERS di Jeddah. Korban yang identitasnya tidak dijelaskan itu adalah warga Indonesia pertama yang meninggal akibat MERS.
“TKI itu sudah dimakamkan di sana. Kalau di Indonesia, sampai saat ini belum ada yang positif terkena MERS-CoV,” kata Nafsiah Mboi kepada suara.com melalui sambungan telepon.
Sejak ditemukan pada 2012, sudah 473 orang di Arab Saudi yang terjangkit MERS dan 133 di antaranya meninggal dunia.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh
-
Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya
-
Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat