Suara.com - Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Sanglah, Denpasar, BAli kembali menerima pasien terduga MERS-Cov. Kepala Seksi Rawat Khusus RSUP Sanglah dr Ayu Kusuma di Denpasar, Senin (12/5/2014), menjelaskan pasien itu dirujuk ke RSUP Sanglah Minggu (11/5/2015), dari RSUD Karangasem, Bali.
"Pasien mengalami batuk-batuk, demam, dan memiliki riwayat umrah pada 17 hingga 29 April 2014," ujarnya.
Pasien berinisial KD (55) berjenis kelamin perempuan yang tinggal di Desa Karangsokong, Kabupaten Karangasem, untuk sementara dianggap memenuhi kriteria dugaan MERS-CoV.
"Oleh sebab itu, pasien tersebut kita rawat di ruang isolasi sampai didapat akurasi data dari pemeriksaan laboratorium Biologi Molekuler (Biomol) Universitas Udayana dan Litbangkes Kementerian Kesehatan," ujarnya.
Ayu Kusuma menjelaskan, jika hasil pemeriksaan laboratorium pasien tersebut menunjukkan positif MERS-CoV maka akan tetap dirawat intensif di ruang isolasi Nusa Indah, RSUP Sanglah. "Namun apabila hasilnya negatif, pasien dapat segera dipulangkan untuk mendapatkan perawatan di rumah," ujarnya.
Kondisi KD sampai saat ini cukup stabil, demamnya mulai berkurang, dan sudah tidak lagi menggunakan alat bantu pernafasan.
Kecurigaan mengarah ke MERS-Cov muncul karena KD baru saja pulang dari umrah di Arab Saudi. "Atas kecurigaan itu, pasien kemudian dirujuk ke RSUP Sanglah Denpasar," ujarnya sambil menambahkan ini merupakan pasien kelima yang diduga terjangkit MERS-Cov.
Pasien pertama berkewarganegaraan asal Arab Saudi. Lalu warga Bali yang baru saja umrah. Namun, keduanya dinyatakan negatif.
Terkait merebaknya kasus MERS-CoV, masyarakat disarankan untuk menunda kunjungan ke negara-negara di kawasan Timur-Tengah. Namun demikian pemerintah belum secara resmi mengeluarkan larangan. (Antara)
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
Terkini
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?
-
Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai
-
Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional
-
Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus
-
Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?
-
Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya
-
Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak
-
Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya