Suara.com - Satu pasien yang diduga mengidap penyakit koronavirus (MERS-CoV) kembali ditemukan di Bali, dan saat ini sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Pusat Sanglah, Denpasar.
"Kemarin (8/5/2014) ada pasien sore-sore datang ke UGD Sanglah, pasien itu mengeluh batuk sudah beberapa lama. Yang menjadi permasalahan adalah pasien ada riwayat melakukan bepergian umrah. Dengan informasi seperti itu, selanjutnya kami melakukan pendalaman atas kasus ini," kata Kepala Bidang Pelayanan Medik RSUP Sanglah Denpasar dr Ken Wirasandhi di Denpasar, Jumat (9/5/2014).
Menurut dia, pasien dengan inisial AOk (26) itu sebelum berangkat umrah memang sudah sakit batuk. Namun karena jadwal harus berangkat tetap memutuskan berangkat sehingga datang dari umrah baru memeriksakan diri kembali ke rumah sakit.
"Secara klinis, pasien dengan keluhan seperti ini, ada riwayat kontak ke daerah yang terpapar, maka kalau datang ke unit pelayanan kesehatan seperti RSUP Sanglah itu langsung tergolong suspect (terduga) sampai kami mampu membuktikan bahwa pasien itu tidak terjangkit MERS-CoV (Middle East Respiratory Syndrome Coronavirus)," ujarnya.
Ken menambahkan, berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan RSUP Sanglah, pasien masih dalam kondisi stabil. Demikian juga dari gambaran klinis masih bagus dan hasil laboratorium menunjukkan ia menderita pneumonia yang tidak disebabkan oleh virus.
Pasien terduga penyakit koronavirus itu kini dirawat di Ruang Isolasi Nusa Indah, RSUP Sanglah. AOk juga menjalani pemeriksaan VCR dan saat ini dalam proses menunggu hasilnya.
Pihaknya berharap pasien tersebut benar-benar murni mengidap pneumonia sehingga terbebas dari dugaan MERS-CoV.
Sebelumnya pasien yang diduga mengidap MERS-CoV dengan inisial AS (50) juga sempat dirawat di RSUP Sanglah, Denpasar, sejak Selasa (6/5/2014) akhirnya meninggal dunia pada Rabu (7/5/2014).
Kadis Kesehatan Provinsi Bali dr Ketut Suarjaya menyatakan AS dipastikan negatif terjangkit MERS-CoV berdasarkan hasil pemeriksaaan dari Laboratorium Biomol dan Litbangkes Kementerian Kesehatan. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Dari Anak Tanpa Vaksin ke Lonjakan Pasien Cuci Darah: Rantai Krisis Kesehatan yang Terabaikan?
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Ibu Ngamuk Bawa Massa Geruduk RS yang Diduga Malpraktik pada Bayinya, Tuntut Ganti Rugi Rp500 Juta
-
Sedih! Indonesia Krisis Perawat Onkologi, Cuma Ada Sekitar 60 Orang dari Ribuan Pasien Kanker
-
Takdir dalam Seragam Putih
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya
-
Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat
-
Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?
-
Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat
-
Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik
-
Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien
-
Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik
-
Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda
-
Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini
-
Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif