Suara.com - Sebuah studi terkini mengungkapkan bahwa hormon stres yang meningkat mungkin mempercepat penurunan kognitif pada orang seiring dengan bertambahnya usia.
Tingkat perubahan ini dan seberapa cepat penurunan kognitif akibat hormon stres ini bervariasi dari satu orang ke orang lain.
Namun, seperti dilansir dari Zeenews, penelitian tersebut tidak menunjukkan bahwa bagaimana tubuh merespon stres yang mungkin menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi otak.
Studi ini yang dilakukan terhadap tikus dengan tingkat tinggi dari hormon stres, corticosterone menunjukkan perubahan struktural dalam otak dan defisit memori jangka pendek.
Robert Sapolsky, PhD mengatakan bahwa hewan yang lebih tua dengan tingkat yang lebih tinggi hormon stres dalam darah mereka memiliki cortexes frontal 'tua' dari hewan dengan hormon stres kurang, sehingga, stres dapat bertindak sebagai alat pacu jantung penuaan di wilayah otak kunci.
Jason J. Radley dari University of Iowa menjelaskan bahwa temuan ini tidak dimaksudkan untuk menunjukkan bahwa hormon stres yang tinggi adalah satu-satunya faktor dalam menentukan penurunan kemampuan mental selama proses penuaan, tetapi menunjukkan bahwa mungkin efeknya lebih luas daripada yang diperkirakan sebelumnya .
Berita Terkait
-
Studi Global: Kedekatan dengan Hewan Bantu Anak Perempuan Lebih Kreatif dan Percaya Diri
-
5 Pilihan Tablet RAM 16 GB Memori 512 GB Paling Murah untuk Kerja
-
7 HP Hemat Baterai dan RAM Besar yang Aman Dibawa Mudik Lebaran 2026
-
Stres, Burnout, dan Akses Senjata: Kenapa Evaluasi Psikologis Aparat Penting?
-
10 HP Murah Rp1 Jutaan Spek Kencang, RAM 8 GB Memori Lega 256 GB
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia