Suara.com - Makan buah-buahan dan sayuran selama ini selalu menjadi salah satu hal yang dianjurkan untuk menurunkan berat badan.
Namun, penelitian terbaru mengungkapkan sebaliknya. Para peneliti menjelaskan bahwa makan buah-buahan dan sayuran saja tidak cukup untuk membantu orang menurunkan berat badan.
Kesimpulan ini didapat setelah para peneliti menganalisis tujuh studi. Mereka menemukan hubungan antara konsumsi sayur dan efek pada perubahan berat badan, seperti dilansir dari Healthy Living.
"Berdasarkan semua studi ini, makan buah-buahan dan sayuran hampir tidak ada efek untuk membantu Anda menurunkan berat badan," kata Kathryn Kaiser, peneliti dari University of Alabama di Birmingham.
Ia lebih lanjut menambahkan bahwa hasil pengamatan ini menunjukkan bahwa konsumsi buah-buahan dan sayuran saja tidak dapat membantu orang menurunkan berat badan.
Meski tetap diakui Kaiser bahwa makan buah-buahan dan sayuran tidak akan membuat Anda gemuk, dan juga dapat memberikan banyak manfaat kesehatan vitamin dan serat di dalamnya.
Namun, jika ingin menurunkan berat badan, lanjut dia, seseorang harus pula melakukan hal-hal lain seperti latihan fisik dan diet sehat misalnya, mengurangi makanan berlemak dan membatasi asupan kalori harian.
"Tapi setidaknya makan buah-buahan dan sayuran dapat menjadi langkah pertama untuk menurunkan berat badan," terang Kaiser.
Berita Terkait
-
Cerita Inspiratif: Desa Batuah Menyulam Harapan dari Hasil Alam
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
5 Rekomendasi Sayur yang Mudah Ditanam di Pot, Lahan Sempit Bukan Halangan
-
7 Sayuran yang Paling Mudah Ditanam di Rumah, Sehat dan Hemat In This Economy
-
Satgas Pangan Polri Cium Aroma Kartel di Balik Amblesnya Harga TBS Sawit
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?