Suara.com - Seorang perempuan berbobot 136 kilogram meninggal dunia setelah menjalani operasi liposuction (sedot lemak).
Perempuan malang tersebut bernama Josephine Lee Ka Ying. Josephine yang berusia 32 tahun berprofesi sebagai seorang guru tari.
Pada akhir April silam, Josephine menjalani operasi sedot lemak di sebuah klinik perawatan rambut di Hongkong. Setelah operasi yang berlangsung selama empat jam itu rampung, Josephine tak kunjung sadar dari pengaruh bius.
Sejak saat itu, Josephine menjadi koma. Ia meninggal pada hari Kamis pekan lalu.
Belum diketahui apa penyebab kematian Josephine. Henry Chan Hin Lee, seorang ahli kulit mengatakan, melihat bobot tubuhnya, ada kemungkinan Josephine memiliki gangguan jantung sehingga terjadi komplikasi saat operasi berlangsung.
Ia mengatakan, operasi semcam itu seharusnya didampingi oleh seorang ahli anestesi. Ahli anestesi bisa menentukan kapan si pasien siap menjalani operasi, dan kapan tidak.
Sementara itu, Louis Shih Tai Cho, seorang ahli kulit lainnya mengatakan, ada baiknya Departemen Kesehatan membuat regulasi bagi salon-salon kecantikan yang membuka praktek operasi semacam ini.
"Departemen Kesehatan harus membuat regulasi bagi salon-salon kecantikan yang dikelola oleh para pengusaha, karena sering sekali, mereka mempekerjakan dokter-dokter muda dan belum berpengalaman untuk melakukan prosedur tersebut," kata Shih. (Asia One)
Berita Terkait
-
Berapa Biaya Sedot Lemak? Jadi Pilihan Artis untuk Tampil Langsing Lebih Cepat
-
Tanpa Sedot Lemak, Diah Permatasari Ungkap Caranya Pertahankan Tubuh Langsing
-
Apa Hukum Sedot Lemak Dalam Islam? Ini Penjelasannya
-
Besok, Polisi Ekshumasi Jasad Selebgram Medan Yang Tewas Sedot Lemak Di Depok
-
Apa Itu Ekshumasi? Kematian Selebgram Ella Nanda Pasca Sedot Lemak Buat Polisi Bertindak
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi
-
Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat