Suara.com - Jam kerja dan pola tidur yang tidak teratur akan menjadi malapetaka bagi jam biologis Anda. Ini akan membuat tubuh bekerja lebih keras untuk menyesuaikan diri, bahkan setelah ketidak teraturan itu menjadi rutinitas sehari-hari.
Sebuah penelitian menyebut, menambahkan sayuran berdaun hijau ke dalam diet Anda dapat membantu mengatur ulang jam biologis. Ini karena kandungan lipoic acid (asam lipoic) yang cukup tinggi pada sayuran berdaun hijau seperti bayam dan brokoli, membantu mensinkronisasi ritme sirkadian atau "jam biologis".
Hal itu bisa dijelaskan sebagai berikut, hampir sepertiga dari semua gen dipengaruhi oleh ritme sirkadian. Ketika hal ini keluar dari keseimbangan, maka bisa menyebabkan berbagai penyakit seperti kanker, jantung, peradangan, ketidak-seimbangan hormon dan banyak masalah lainnya.
Dari penelitian terhadap siklus sirkadian hati, terungkap metabolisme lipid oleh hati relevan dengan penggunaan energi normal dan metabolisme tubuh. Disfungsi pada bagian ini dapat berkontribusi pada "sindrom metabolik" yang menempatkan jutaan orang berisiko tinggi terhadap penyakit jantung, diabetes dan kanker.
Dari percobaan penambahan asupan asam lipoic, pada hewan percobaan. Mereka juga menemukan bahwa asam lipoic membantu memulihkan disfungsi hati yang umum terjadi pada mereka yang berusia lanjut. Asam lipoic secara signifikan meningkatkan fungsi ritme sirkadian mereka. (zeenews.india.com)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
Terkini
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?