Suara.com - Selalu memutar ulang weker dan butuh beberapa cangkir kopi untuk membuat hari Anda lebih hidup, adalah dua hal yang menunjukkan Anda bukanlah orang yang gampang bangun pagi.
Untuk mereka yang masuk kategori susah bangun pagi berikut sejumlah kiat yang bisa dilakukan untuk bisa bangun lebih pagi dan langsung menjadi segar.
Tetapkan tujuan.
Sebelum berangkat tidur, luangkan waktu sejenak untuk 'merencanakan' apa yang akan dilakukan keesokan harinya. Tidak perlu mendetail, singkat-singkat saja. "Bangun dengan tujuan yang jelas adalah cara yang bagus untuk menjaga pikiran tetap jernih," ujar Chris Walton, psikolog yang menulis buku "Mindset Gamma"
Paksakan sebuah senyum lebar
Banyak orang berpikir, senyum dimulai ketika otak mengirimkan pesan "Saya merasa senang" ke wajah Anda. Tapi senyum bisa bekerja dua arah. Senyum yang nyata akan membuat Anda merasa lebih bahagia. Jangan hanya sedikit menarik sudut mulut, senyum harus melenturkan otot orbicularis oculi di sudut mata. Lebih bagus lagi, jika Anda tersenyum di depan cermin ini akan membuat bekerja lebih baik.
Mandi hutan
Orang Jepang menyebutnya "Shinrin-yoku", yang berarti memposisikan diri di tengah alam. 'Mandi hutan' telah terbukti mampu menurunkan tingkat stres dan tekanan darah.
Anda tak perlu harus benar-benar ke hutan, cukup menikmati pagi di halaman belakang atau membiarkan udara pagi yang segar mengaliri kamar Anda. Memiliki bunga atau tanaman di dekat tempat tidur Anda juga akan membantu . Penelitian yang dilakukan Harvard Medical School menemukan meletakkan tanaman di dalam kamar bisa membuat orang lebih bahagia dan lebih energik sepanjang hari.
Sarapan buah
Segelas jus jeruk yang kaya vitamin B6 dan asam folat efektif bekerja pada mereka yang menderita depresi. Sebuah penelitian di Brasil juga menemukan bau jeruk atau minyak esensial jeruk, akan memompakan semangat dalam langkah Anda.
Sarapan dengan pisang,juga bisa mengangkat suasana hati dan membantu tubuh menyerap asam amino triptofan. Vitamin B6, yang dikandung pisang membantu mengubah triptofan ini menjadi hormon serotonin yang memicu rasa bahagia. Pisang juga mengandung potasium yang bisa menurunkan tingkat stres.
Warna yang menghangatkan.
"Warna tenang, seperti warna biru muda sangat disarankan untuk dekorasi kamar tidur untuk mendorong tidur nyenyak," kata Dr Wood. Tapi ketika menyangkut urusan suasana hati di pagi hari lebih baik untuk memilih warna bersemangat seperti merah, oranye, kuning atau bahkan merah muda cerah. Kehangatannya akan membuat Anda bersemangat. Dr Wood menyarankan menghindari warna yang mengingatkan tentang seragam sekolah. Mereka tidak akan pernah memiliki konotasi bahagia," jelasnya. (express.co.uk)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?