Suara.com - Banyak alasan mengapa Anda harus mengurangi gula. Manfaat buruk konsumsi makanan yang mengandung gula tinggi tak hanya diabetes.
Kandungan gula ternyata memiliki banyak dampak buruk bagi kesehatan. Bahkan, di New York dan California, pemerintah mengenakan pajak pada minuman ringan bergula.
Mengurangi konsumsi gula ternyata banyak manfaatnya, seperti yang dilansir oleh News.com.au berikut ini:
1. Menghemat Pengeluaran
Berhenti mengkonsumsi gula itu berarti mengurangi jumlah pengeluaran Anda. Selama ini, secara tidak sadar kita seringkali mengeluarkan sedikit uang untuk membeli camilan manis. Dengan stop mengonsumsi gula, Anda bisa menekan pengeluaran dan menggantinya dengan makanan sehat seperti buah-buahan.
2. Menurunkan Berat Badan
Manfaat yang jelas akan didapat dengan berhenti mengkonsumsi gula. Tanpa sadar, dengan beberapa minggu meninggalkan kebiasaan makan-makanan yang manis, beberapa celana jeans Anda akan terasa kebesaran.
3. Kulit yang Cerah
Bagi Anda yang menginginkan wajah bebas jerawat dan kulit yang lebih cerah, cobalah berhenti mengonsumsi gula. Banyak orang sudah membuktikannya.
4. Menambah Energi
Grace Koelma, wanita yang menjalani pola hidup tanpa gula justru merasakan energi yang lebih banyak tersimpan ketimbang sebelumnya. Biasanya ia merasa lemas ketika pukul 2-4 sore sehingga merasa membutuhkan cemilan sebagai penambah energi. Namun, ketika menjalani diet gula, energinya justru masih tersimpan hingga jam pulang kantor tiba.
5. Lebih Termotivasi untuk Mengonsumsi Makanan Sehat dan Higeinis
Dengan memilih untuk menjalani pola hidup tanpa gula, seseorang justru akan merasa termotivasi untuk terus bereksperimen untuk mengonsumsi makanan sehat dan higeinis. Meski makanan organik cukup menguras kantong, tapi tak ada salahnya toh untuk hidup yang lebih bermakna.
6. Meningkatkan Nafsu Makan dan Mengurangi 'Ngemil'
Seseorang yang berhenti mengonsumsi gula, akan merasakan nafsu makan yang meningkat hingga dua kali lipat. Hal ini akan menyebabkan seseorang memilih untuk makan 'besar' dan melupakan kebiasaan ‘ngemil’ di antara waktu makan tersebut.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?