Suara.com - Gugatan para petani tebu yang tergabung dalam Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) mengenai keputusan Menperindag No.527/MPP/Kep/9/2004 tentang izin Bulog mengimpor gula kristal putih sebanyak 328.000 ton, membuat Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Luthfi memberikan tanggapannya.
Luthfi mengatakan, saya ini pihaknya masih coba memperbaiki masalah impor gula tersebut. Untuk itu menurutnya, Kemendag pun sangat konstan berusaha berbicara dengan APTRI, terutama lewat pertemuan APTRI ke-7, 8, 9 dan 10, Selasa (8/7/2014) sore.
"Percayalah bahwa semua yang dikerjakan ini adil dan bersih untuk kemakmuran bersama. Ini merupakan negara demokrasi, jadi silakan saja jika APTRI ingin menuntut," tegas Lutfhi, saat diwawancarai di acara buka bersama Kemendag, di Jakarta, Selasa (8/7).
Luthfi menambahkan di depan APTRI dan asosiasi gula lainnya, bahwa impor gula tidak lebih dari terealisasi sampai 22.000 ton. Setelah itu, Kemendag menurutnya akan memberhentikan impor tersebut. Komunikasi yang baik dengan APTRI pun menurutnya bisa membuat permasalahan ini cepat terselesaikan.
"Gula nasional itu banyak, walaupun tren internasional mengalami kenaikan harga akibat El Nino. Saya juga akan menjaga gula nasional dengan langkah-langkah seperti komunikasi dengan APRTI dan Bulog, agar semua bisa mencapai kemaslahatan bersama," ungkapnya.
Berita Terkait
-
Diwarnai Kericuhan, Massa Pendemo Desak DPR Bentuk Pansus Agrinas Gate
-
Gus Lilur Suarakan 5 Tuntutan Petani Tembakau di Tengah Isu Rokok Ilegal
-
Purbaya Pernah Ancam Potong Anggaran Kemendag Gegara Lambat Urus Regulasi Impor
-
Kekhawatiran Gula Anak Meningkat, Roti Berbasis Kini Stevia Jadi Pilihan Masyarakat
-
PHK di Industri Kendaraan Niaga Indonesia Segera Terjadi Jika Impor Truk China Tak Dibatasi
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
IHSG 'Ngamuk' Meroket ke Level 7.600
-
Purbaya Pamer Kondisi Ekonomi RI ke Investor AS, Minta Tak Ragu Investasi
-
Gawat! Mayoritas Pengusaha RI Ogah Tambah Karyawan
-
Hati-Hati Penipuan! Pendaftaran Agen LPG 3 Kg Tidak Dipungut Biaya
-
Rekor Buruk Rupiah Hari Ini
-
Percepat KPR, BTN Integrasikan Proses Lewat Satu Sistem Terpusat
-
Shell Indonesia Tunjuk Andri Pratiwa Jadi Presiden Direktur Baru di Tengah Kelangkaan BBM
-
Langkah Kecil Berdampak Besar: Ibu Dewi, Kartini Masa Kini yang Menebar Manfaat untuk Lingkungan
-
Pengumuman Penting BCA
-
Misteri Hilangnya Minyakita di Pasar: Stok Gaib, Harga Bisa Tembus Rp40 Ribu!