Suara.com - Sejumlah ahli kesehatan dan anggota parlemen AS meminta bagian administrasi bandara untuk mempertimbangkan peningkatan pemeriksaan pada penumpang dengan alat pemindai genggam guna mendeteksi demam.
Gubernur Texas Rick Perry mengumumkan pembentukan satuan petugas negara untuk menangani penyakit menular.
"Saya berbicara sesuai fakta bahwa penanganan ini sedang berjalan. Kami tidak memiliki wabah. Satu kasus yang terjadi saat ini sedang ditangani dengan baik," kata Perry.
Perry juga menyerukan prosedur pemindaian ditingkatkan oleh petugas Bea Cukai dan Agen Patroli Perbatasan AS.
Petugas tersebut juga berupaya mendapatkan informasi rinci tentang penumpang yang berasal dari daerah terjangkit Ebola sehingga dapat mengambil langkah cepat ketika mereka tiba.
Jumlah korban tewas akibat penyakit tersebut telah meningkat pada tiga negara miskin di Afrika Barat, yakni Liberia, Republik Sierra Leone dan Republik Guinea.
Selain ketiga negara tersebut, Nigeria dan Senegal kini masuk dalam negara yang diyakini terdapat penyebaran virus Ebola serta Amerika Serikat yang kini memiliki satu pasien terinfeksi Ebola bernama Thomas Eric Duncan.
Sementara itu, pesawat pribadi yang membawa seorang kamerawan televisi NBC News, Ashoka Mukpo, 33 tahun, mendarat di Omaha dari Liberia untuk dibawa ke Pusat Kesehatan di Nebraska.
Wabah Ebola saat ini telah menewaskan sedikitnya 3.439 orang sejak Maret 2014 dan 7.500 lainnya positif terinfeksi. (Reuters)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
Terkini
-
Konsultasi Kesehatan Pakai AI? Risiko Halusinasi Medis, Dokter Tetap Tak Tergantikan
-
Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja
-
Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo
-
Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!
-
Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas
-
Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak
-
Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik
-
Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks
-
Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin
-
Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala