Suara.com - Sebuah studi baru mengungkapkan bahwa pengisian ulang baterai (charging) ponsel di kamar tidur bisa membuat berat badan Anda bertambah.
Ini dikarenakan cahaya buatan baik dari layar ponsel, laptop, televisi atau lampu di kamar membuat tubuh berhenti menghasilkan hormon melatonin yang memerangi obesitas.
Kesimpulan ini didapat setelah para peneliti di University of Granada, melakukan percobaan terhadap tikus. Mereka menemukan bahwa tikus yang diberi asupan tinggi melatonin mengalami penurunan hormon tersebut ketika mengalami banyak terkena paparan cahaya buatan.
Melatonin itu sendiri merupakan hormon yang bermanfaat untuk mengatur pola tidur dan anti-inflamasi yang kuat untuk meningkatkan metabolisme. Hormon ini amat berguna untuk menjaga berat badan atau menurunkan berat badan. Selain itu melatonin juga dipercaya dapat mencegah diabetes tipe dua.
Para ilmuwan percaya bahwa efek cahaya buatan yang bisa memicu kegemukan itu bisa terjadi pula pada manusia.
Profesor Ahmad Agil yang memimpin penelitian mengatakan, epidemi terutama disebabkan oleh kegagalan manusia untuk beradaptasi dengan lingkungan modern, gaya hidup menetap, konsumsi makanan olahan yang tinggi kalori dan sering terkena paparan cahaya buatan membuat tingkat melatonin dalam tubuh menurun.
Hormon ini ditemukan dalam jumlah sangat tinggi dalam rempah-rempah, jamu, teh, kopi, buah, kacang-kacangan dan biji-bijian. (Independent)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C
-
Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma
-
Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini
-
Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga
-
Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung
-
World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak
-
Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif