Suara.com - Dokter Ahli Gizi dari RSUP Sanglah, Denpasar, Bali, Dr I Wayan Weta,MS.,SpGK mengungkapkan, seorang vegetarian wajib memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh dengan mengkonsumsi makanan bervariatif.
"Untuk memenuhi kebutuhan gizi akan protein tidak cukup dengan mengkonsumsi satu jenis makanan saja. Namun, harus diimbangi dengan jenis yang bervariatif," kata Wayan Weta, di Denpasar, Sabtu.
Bahan makanan yang bervariatif tersebut terdapat di dalam jenis kacang-kacangan yakni kacang merah, kedelai dan jenis kacang lainnya.
Untuk seseorang yang non vegetarian, lanjut dia, cukup mengkonsumsi satu jenis protein hewani yang terdapat pada daging.
"Dengan mengkonsumsi salah satu jenis daging merah sudah dapat mencukupi kebutuhan gizi," ujarnya.
Selain itu, untuk membantu penyerapan dan pencernaan terhadap zat besi dari bahan nabati bagi seorang vegetarian, saran dia, dapat mengkonsumsi makanan yang mengandung vitamin C dan vitamin lainnya.
Untuk mencegah anemia pada seorang vegetarian, lanjut dia, wajib mengkonsumsi vitamin B12, zat besi dan asam folat untuk pembentukan sel darah darah.
"Seorang vegetarian lebih besar risikonya terkena anemia," katanya.
Oleh sebab itu, seorang vegetarian diwajibkan mengkonsumsi beranekaragam sumber makanan nabati untuk mengatur keseimbangan tubuhnya.
"Jenis makanan bervariasi tersebut berguna untuk saling melengkapi zat-zat gizi antara satu dengan yang lainnya," ujarnya. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Indonesia Masih Kekurangan Ahli Gizi, Anemia hingga Obesitas Masih Jadi PR Besar
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Apa Bedanya Vegan dan Vegetarian? Ini Penjelasannya, Jangan Sampai Keliru!
-
Vegetarian: Langkah Sederhana Mengendalikan Hipertensi, Gula Darah, dan Kolesterol
-
Mitos Gizi yang Menyesatkan Bisa Bikin Balita Kekurangan Zat Besi!
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia