Suara.com - Ada banyak cara yang bisa dicoba untuk menurunkan berat badan, mulai dari diet ketat, olahraga, dan masih banyak lagi upaya lainnya. Namun, seringkali orang tidak menyadari bahwa mencoba untuk menurunkan berat badan dengan cara-cara tersebut belumlah cukup.
Masih ada lagi yang harus dilakukan untuk hasil yang maksimal yaitu, menghentikan kebiasaan-kebiasaan buruk yang dapat meningkatkan berat badan. Lantas, apa saja kebiasaan buruk yang harus dihentikan agar program penurunan berat badan Anda berjalan sukses?
1. Banyak ngemil
Apakah Anda sering membuka lemari es untuk mencari camilan? Hentikan kebiasaan ini jika Anda ingin menurunkan berat badan. Kebiasaan melihat kulkas untuk mencari camilan akan membuat Anda ngemil sepanjang hari. Meskipun terlihat hanya sedikit makanan ringan, tetapi jika dilakukan terlalu sering akan memberikan banyak kalori yang mencegah penurunan berat badan.
2. Kurang tidur
Kurang tidur dapat langsung berhubungan dengan berat badan. Kurang tidur dapat memicu Anda untuk makan lebih banyak dan membuat Anda lebih cenderung memilih makanan yang tidak sehat. Makanan yang mengandung banyak lemak dan minyak akan merangsang respon yang lebih kuat pada orang yang kurang tidur.
3. Diet ekstrem
Diet memang bisa dilakukan untuk menurunkan berat badan, tapi jangan melakukan diet yang terlalu ekstrem. Diet yang berlebihan tidak hanya tidak sehat tetapi juga bisa membuat Anda kekurangan nutrisi seperti protein, mineral, dan vitamin dalam tubuh.
4. Minum alkohol
Minum alkohol meningkatkan konsumsi kalori Anda. Ini akan membuat Anda gemuk lebih cepat. Karenanya, kurangi asupan alkohol jika Anda ingin menurunkan berat badan. Selain itu, pilihlah minuman sehat untuk dikonsumsi.
5. Melewatkan jam makan
Melewatkan makan siang dan makan malam biasanya dilakukan sebagai salah satu cara untuk menurunkan berat badan. Tapi melewatkan makan justru membuat Anda makan lebih banyak dan sering memilih untuk ngemil. Inilah yang membuat kenaikan berat badan. Melewatkan makan bukan cara yang sehat untuk menurunkan berat badan.
Itulah beberapa kebiasaan yang harus dilakukan jika Anda ingin menurunkan berat badan. Jadi, segera hentikan kebiasaan buruk tersebut kalau Anda ingin sukses menurunkan berat badan. (Health Me Up)
Berita Terkait
-
5 Resep Makanan Sehat untuk Menurunkan Berat Badan Setelah Lebaran, Tinggal Sat Set!
-
7 Tips Diet Sehat Setelah Lebaran 2026 agar Berat Badan Turun secara Alami
-
Bukan Tips Diet: Membedah Stigma dan Kebebasan dalam Novel Amalia Yunus
-
Bebas Makan Enak, 5 Tips Tetap Stabilkan Berat Badan saat Hari Raya
-
Audy Item Bicara Obesitas: Pentingnya Dukungan Medis untuk Menurunkan Berat Badan
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026