Suara.com - Saat kita menderita penyakit tertentu, memaksa kita untuk mengonsumsi obat-obatan yang tak jarang merupakan obat keras.
Beberapa obat ini juga dapat menguras nutrisi yang disimpan tubuh yang bisa memicu berbagai masalah kesehatan lainnya.
Berikut beberapa obat yang diketahui memiliki efek samping cukup serius bagi tubuh:
1. Obat Pengendali Kolesterol
Statin adalah jenis obat yang diresepkan dokter pada pasien dengan kolesterol tinggi agar terhindar dari serangan jantung Beberapa jenis Statin yang umum antara lain, Atorvastatin (Lipitor), lovastatin (Mevacor), dan pravastatin (Pravachol). Obat ini diketahui dapat menguras vitamin D dalam tubuh dan menyebabkan efek samping seperti kelelahan, kram otot, sesak napas, penyakit jantung, peningkatan risiko kanker, dan infeksi berulang.
2. Obat Mag
Proton dan H2 blocker adalah obat yang bekerja untuk mengurangi keasaman di lambung. Blocker dapat menguras magnesium dalam tubuh. Kekurangan magnesium dapat menyebabkan masalah jantung, tekanan darah tinggi dan gangguan mood.
3. Obat Penurun Tekanan Darah
Obat penurun tekanan darah mampu menguras magnesium, kalsium, dan mineral yang penting sebenarnya penting untuk kekuatan tulang. Efek samping yang bisa ditimbulkan adalah osteoporosis, penyakit jantung, kejang otot, depresi, penurunan kekebalan tubuh, dan gangguan penglihatan.
4. Pil KB
Pil KB merupakan salah satu jenis kontrasepsi yang mampu menguras nutrisi untuk tubuh sebagai neurotransmitter alami dan hormon seks. Jenis efek samping yang ditimbulkan melalui obat ini antara lain, memicu kepanikan, kelelahan, depresi, penyakit jantung, nyeri saraf, dan berisiko tinggi untuk mengembangkan kanker payudara.
Sementara berfungsi sebagai obat, pengobatan ini masih mengandung bahan kimia yang dapat membahayakan kesehatan tubuh. Jadi sebelum menjadi penyakit, Anda harus selalu menjaga kesehatan tubuh agar aman dari paparan bahan kimia yang berbahaya. (Medic Magic)
Berita Terkait
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Cara Beli Obat Lewat Aplikasi BRImo, Tidak Perlu Ke Luar Rumah!
-
Tekan Peredaran Obat-obatan Terlarang, Polres Jakarta Pusat Lakukan Razia di Titik Rawan
-
Konten Soal Penyakit TBC Dianggap Menyesatkan, Bude Wellness Tuai Kritik Dokter
-
Linglung hingga Tabrakan: Mengapa Tramadol Ilegal Masih Leluasa Dijual?
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026