Suara.com - Jumlah korban yang tewas akibat virus Ebola terus bertambah. Badan Kesehatan Dunia (WHO) mencatat, sudah 5.420 jiwa yang tewas akibat virus mematikan itu di Afrika Barat.
Korban yang tewas berasal dari 8 negara dan dihitung sejak virus itu pertama kali muncul pada akhir Desember 2013. Sementara itu, jumlah kasus Ebola mencapai 15.145 kasus.
Jumat lalu, WHO melaporkan jumlah korban yang tewas akibat Ebola sebanyak 5.177 jiwa. Dengan demikian, hanya dalam waktu seminggu jumlah korban yang tewas bertambah 243 orang.
WHO meyakini, jumlah korban yang tewas bisa lebih banyak lagi karena angka kematian akibat virus itu mencapai 70 persen. Tiga negara di Afrika Barat yang paling parah terkena wabah Ebola adalah Guinea, Liberia dan Sierra Leone.
Liberia menjadi negara dengan jumlah korban tewas akibat paling Ebola paling banyak. Hingga 16 November, 2.964 warga Liberia tewas akibat Ebola, Di Sierra Leone, jumlah yang tewas mencapai 1.250 orang dan di Guinea sebanyak 1.192 orang. (NYDailynews/AFP)
Tag
Berita Terkait
-
Tragedi Ebola Kongo: Disangka Virus Hoaks Hingga Kehilangan Seluruh Keluarga
-
Catat! Ini 10 Negara yang Berisiko Terkena Wabah Ebola Setelah Lonjakan Kasus di Kongo
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Rumah Sakit Ebola di Kongo Dibakar Keluarga Pasien Terjangkit, Dilarang Bawa Jenazah Keluar RS
-
WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Darurat Internasional, Risiko Kematian 32,5 Persen
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien
-
Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi
-
Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan
-
Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!