Suara.com - Sebuah studi terkini mengungkapkan bahwa pengguna kokain mengeluh nyeri dada mungkin memiliki aliran darah yang tidak normal di pembuluh darah terkecil di jantungnya yang mungkin tidak terdeteksi dalam pemeriksaan rutin. Kondisi ini menempatkan mereka pada risiko komplikasi jantung atau bahkan kematian.
Varun Kumar, MD, penulis penelitian dan seorang internis di Rumah Sakit Mount Sinai di Chicago, mengatakan bahwa penggunaan kokain sayangnya sangat umum, dan ia melihat banyak menerima kondisi gawat darurat karena pasien mengalami nyeri dada setelah penggunaan kokain.
Peneliti mengatakan bahwa ada perbedaan karena pasien memiliki gejala, tetapi hasil angiogram mereka tampak normal. Disfungsi mikrovaskuler dalam sirkulasi jantung yang terjadi setelah penggunaan kokain tidak terdeteksi oleh angiogram.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengguna kokain yang menjalani angiogram, pewarna gagal untuk membersihkan langsung dari pembuluh terkecil dan juga pembuluh darah melebar secara berlebihan sehingga aliran darah lebih cepat.
Temuan menunjukkan bahwa bahkan ketika tidak ada tanda-tanda penyakit arteri koroner di kalangan pengguna kokain, mereka memiliki kerusakan pembuluh darah yang bisa menimbulkan gejala seperti nyeri dada dan sesak napas. (Zeenews)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
Terkini
-
Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak
-
Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh
-
Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C
-
Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma
-
Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini
-
Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga
-
Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung
-
World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak
-
Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua