Selasa, 11 November 2014 | 07:07 WIB
Ilustrasi. (Shutterstock)

Suara.com - Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Salk Institute membawa harapan baru bagi para penderita jantung yang mungkin mengalami regenerasi jaringan yang buruk.

Peneliti melihat cara baru ini dapat memicu regenerasi organ jantung dengan percobaan yang dilakukan pada tikus.

Peneliti senior, Juan Carlos Belmonte Izpisua, profesor di Gene Expression Laboratory di Salk mengatakan bahwa regenerasi organ merupakan fenomena menarik yang bisa memberi harapan hidup bagi pasien jantung.

Studi ini menggunakan empat molekul di antaranya, MiR-99, MiR-100, Let-7a dan Let-7c-yang sesuai dengan kriteria mereka. Keempat molekul ini disuntikkan pada jantung ikan zebra, tikus dan juga manusia.

Penyuntikan yang diberikan kepada tikus yang mengalami serangan jantung memicu regenerasi sel jantung dan mampu meningkatkan berbagai aspek fisik dan fungsional dari jantung seperti ketebalan dinding dan kemampuannya memompa darah.

Jaringan parut yang disebabkan oleh serangan jantung juga berkurang setelah diinjeksikan molekul ini.

Namun, peneliti akan melanjutkan temuan ini untuk mendapatkan hasil jangka panjang pada tikus selama 3 sampai 6 bulan mendatang.(Zeenews)

Load More