Suara.com - Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Salk Institute membawa harapan baru bagi para penderita jantung yang mungkin mengalami regenerasi jaringan yang buruk.
Peneliti melihat cara baru ini dapat memicu regenerasi organ jantung dengan percobaan yang dilakukan pada tikus.
Peneliti senior, Juan Carlos Belmonte Izpisua, profesor di Gene Expression Laboratory di Salk mengatakan bahwa regenerasi organ merupakan fenomena menarik yang bisa memberi harapan hidup bagi pasien jantung.
Studi ini menggunakan empat molekul di antaranya, MiR-99, MiR-100, Let-7a dan Let-7c-yang sesuai dengan kriteria mereka. Keempat molekul ini disuntikkan pada jantung ikan zebra, tikus dan juga manusia.
Penyuntikan yang diberikan kepada tikus yang mengalami serangan jantung memicu regenerasi sel jantung dan mampu meningkatkan berbagai aspek fisik dan fungsional dari jantung seperti ketebalan dinding dan kemampuannya memompa darah.
Jaringan parut yang disebabkan oleh serangan jantung juga berkurang setelah diinjeksikan molekul ini.
Namun, peneliti akan melanjutkan temuan ini untuk mendapatkan hasil jangka panjang pada tikus selama 3 sampai 6 bulan mendatang.(Zeenews)
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
- 3 Sepatu Lari Skechers Terbaik untuk Pemula dan Pelari Harian
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?